This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 06 Juni 2022

Untukmu yang Baru Saja Pergi Setelah Sejenak Singgah, Aku Baik-baik Saja


Untukmu yang Baru Saja Pergi Setelah Sejenak Singgah, Aku Baik-baik Saja

Entah aku saja yang salah paham sendirian atau memang ada maksud lain di balik perilaku dan sikap manismu selama itu. Atau mungkin, memang hanya aku sendiri yang dimabuk asmara, tidak denganmu.

Sedari awal pertemuan denganmu, ada aura berbeda yang tidak biasanya kutemui dan kurasakan saat berkenalan dengan orang-orang baru sebelumnya. Ada sesuatu dari cara berpikirmu, ada sesuatu dari kata demi kata yang keluar dari mulutmu, ada sesuatu dari caramu bertindak, dan ada sesuatu dari caramu memperlakukanku yang entah bagaimana membuatku tertarik untuk menyelamimu lebih dalam.

Rasa-rasanyanya kamu tidak akan melakukan hal-hal cliche semacam itu ke semua orang. Memang, kamu orang yang humble dan juga a little bit touchy (dan lagi-lagi aku mengabaikan fakta ini). Namun, sekali lagi, aku tetap sedikit merasa kamu istimewakan karena sifat dan sikap baikmu-bahkan cenderung manis padaku. Mungkin itu sebabnya kenapa aku menjadi salah sangka dan menyalahartikan niatmu.

Meskipun begitu, kamu selalu saja memburamkan batasan-batasan yang harusnya ada di sana. Kamu selalu menunjukkan sisi pedulimu, kamu juga menunjukkan sisi lembutmu. Namun, kamu tidak pernah melangkah lebih jauh dari sana. Kamu berani mengutarakan kata-kata yang membuat hati dan perasaan seorang perempuan hanyut dan luluh sebegitu cepatnya, tapi kamu tidak pernah terlihat berusaha untuk menanggung akibat dari semua hal manis yang pernah kamu utarakan. Kamu membuatku salah paham sendiri dan tidak pernah menjelaskan semuanya. Meskipun setelah itu aku menyadari bahwa ada banyak red flag di dirimu, aku masih saja membiarkan diriku terombang-ambing dan berlarut-larut dalam angan semuku, bahkan aku merasa sudah tenggelam jauh di dalam alam bawah sadarku.

Aku memang tidak yakin akan perasaanku ini. Aku tidak pernah mengalaminya sebelum bertemu denganmu. Aku tidak bisa membedakan yang mana kenyataan dan mana yang hanya sebatas angan jika itu menyangkut dirimu. Akan tetapi anehnya, aku tidak pernah merasakan butterflies in my stomach ketika bertemu denganmu. Aku juga tidak merasa jantungku berdebar berlebihan bahkan ketika hanya berdua saja denganmu. Sungguh, perasaan ini membingungkanku. 

Kubiarkan semua percakapan, angan-angan, dan hal-hal semu terjadi diantara kita selama itu. Selama itu sampai-sampai aku berpikir bahwa mungkin sudah saatnya aku mengatakan apa yang kurasakan sejujurnya. Belum sampai sempat kuutarakan isi hatiku, tiba-tiba saja aku dihadapkan pada satu titik dimana ternyata memang dirimu bukanlah sosok yang kunantikan kehadirannya dalam hidupku.

Mereka bilang yang patah tumbuh, yang hilang berganti. Namun nyatanya, bayang sosokmu masih saja enggan beranjak pergi dari anganku.

Pada akhirnya memang benar, semua penantian akan berakhir. Aku yang menunggumu sekian lama disini, akhirnya menyerah pada kenyataan bahwa kamu bukanlah orangnya.

Jadi, mungkin benar aku saja yang terlalu terburu-buru menyimpulkan perasaan sepihakku terhadapmu. Padahal belum juga lama semenjak kita berbincang satu sama lain.

If we were meant to be, we would have been by now. Watch – Billie Eilis

Nyatanya, kita tidak. Tidak akan pernah ada kata kita diantara aku dan kamu. Tidak akan pernah ada yang akan mengambil langkah lebih jauh dari apa yang kita lalui sekarang. Aku terlalu takut dan cemas bahwa hanya aku sendiri yang salah paham dan aku tidak pernah bisa menebak arah langkahmu. Kamu adalah orang pertama yang tidak akan pernah bisa aku antisipasi. Itulah kenapa, segalanya di antara kita tidak akan pernah bisa berjalan beriringan. 

—————————————————-lalu kemudian

Kubiarkan segalanya tentangmu berlalu dari hidupku. Walaupun tidak bisa kusangkal, ini semua berat, tidak semudah mengatakannya. Karena setiap kali teringat akan dirimu, masih saja ada sedikit harapan yang muncul dari lubuk hatiku tanpa tahu malu. 

Tak bisa kupungkiri, pernahnya hadirmu dalam hari-hariku sempat membawa kebahagiaan yang mulai memudar kembali pada hidupku. Aku hanya ingin menyampaikan bahwa tidak pernah sedetikpun aku menyesali setiap waktuku yang berlalu dan kuhabiskan untukmu dan ketika bersamamu.

Kamu adalah satu dari sekian banyak hal yang terjadi dihidupku. Kamu adalah satu dari sekian banyak cerita yang hadir dan ditakdirkan untuk menjadi bagian dari hidupku. Maka dari itu, terima kasih karena kamu telah membawa banyak hal-hal indah dan baik untuk bisa kukenang.


Terima kasih sudah pernah menjadikanku bagian dari hidupmu.

Terima kasih sudah memperlakukanku dengan baik.

Terima kasih, aku baik-baik saja, jadi aku mohon teruslah berjalan menjauh dan jangan pernah kembali menoleh ke belakang :)

 

Im letting you go, dont ever try to come back or Ill be fall apart.

 

 Sumber : www.hipwee.com

By : ohlenlena

Senin, 10 Januari 2022

Untuk Seseorang yang Sibuknya Kebangetan, Percayalah Rindu Ini Tak Bisa Lagi Ditahan

Hipwee.com

Hai, apa kabar?

Masih sibuk?

Semoga kau sedang tidak lupa denganku, di tengah kesibukan yang sedang menghantammu! Kau tahu? Di sela-sela sibukmu aku selalu menunggu kabarmu walaupun terkadang aku menyadari kau akan tetap seperti itu tenang saja tak apa,aku akan mencoba jauh mengerti lagi, aku menyadari kita memiliki dunia yang tak sama.

Namun dengarlah ini sayang.

Kamu boleh sibuk 24 jam, bersibuklah 23 jam, 50 menit sisanya untuk berkabar denganku. Selamat datang kesibukan yang sedang membuatmu babak belur yang secara tidak langsung telah berimbas pada semestaku. Jujur saja aku terlalu cemburu saat kamu sedang berdampingan mesra dengan kesibukanmu, aku iri saat kamu lebih mementingkan kesibukanmu, ah mungkin aku yang terlalu merasa kesepian.

Kamu terlalu asik dan mesra dengan kesibukanmu

Tahukah kamu? Segala hal yang kuperbuat hanya untuk satu kebahagiaan kecil yang bisa kamu ingat dan tak hilang begitu saja. Lelucon candaan tawa, dan hal hal kecil yang pernah kita perbincangkan aku hanya berharap semoga bisa membuatmu selalu tersenyum ketika mengingatnya. Seperti halnya aku yang selalu bahagia ketika mengingat segala hal tentangmu.

Hei, aku rindu,

Aku sedang cemburu dan iri akan kemesraanmu dengan segudang kesibukanmu yang sedang gencar gencarnya kau perhatikan, namun tak bisa kupungkiri, akupun bangga kepadamu. Aku bangga kamu bisa menjadi seperti apa yang kamu inginkan. Walaupun terkadang aku merasa hampa, aku tak kuasa mengekangmu. Kali ini yang bisa kulakukan adalah mengekang diriku sendiri untuk memaklumi segala aktivitasmu.

Ya, tak bisa kupungkiri juga aku takut, aku takut perasaanmu kepadaku mulai luntur oleh temeramnya matahari seperti hilangnya senja yang awalnya begitu indah setelah itu hanya ada gelap pekat malam terbesit pertanyaan bodoh. Namun segera kutepis segera fikiran dan pertanyaan bodoh dari hati dan fikiranku. Jelas saja kau mencintaiku, hanya saja kau pernah mengatakan untuk saat ini prioritasmu memang bukan untuk selalu menghubungiku namun masa depan kita.

Memang kali ini aku harus overdosis dengan obat yang namanya kesabaran. Ketahuilah, ketika aku menuliskan segala hal yang tidak bisa kusampaikan secara langsung ini, sembari aku membayangkan teduhnya binar mata indahmu, senyum serta alismu yang begitu sempurna. Sembari sesekali aku membayangkan suara canda, tawa, sapaan yang sudah lama tak kudengar.

Kamu tahu?

Impianku adalah semoga kamu bisa mendapatkan impianmu dan semoga ada aku di dalam impianmu itu. Semoga segala impian dapat terwujud. Aku akan selalu mendoakannya. Kini aku akan berusaha mencintaimu dengan penuh kesabaran. Kelak jika aku benar – benar memilikimu, itu adalah hadiah dari Tuhan untuk kesabaranku.

Bantu aku, doakan aku agar aku mampu untuk selalu mencintaimu dalam sabar dan iklasku.

Dariku,

Perempuan yang akan selalu mencintai serta mendoakan yang terbaik untukmu.

 

 

By : Anisa Rahmi

Selasa, 06 Juli 2021

Doa Seekor Kucing Kelaparan Lebih Mustajab Dibanding Doa Satu Jamaah Manusia Kekenyangan

meongers.com - Hampir setiap kita pernah merasa terusik seekor kucing ketika sedang makan di sebuah warung sederhana. Rasanya sungguh menjengkelkan. Lagi enak-enak makan kok ada yang meong-meong minta jatah. Bisa jadi nafsu makan menyurut bila meong-meong tidak berhenti.


Apalagi kalau kucing rada agresif maksa-maksa. Langkah cepat mengusirnya adalah dengan menyiramkan air segelas ke badan kucing. Atau dengan ayunkan tendangan ke perut kucing. Nggak ada yang protes, ‘kan? 
Selesai? Bisa ya bisa tidak.
Picture
Ya… Mengusir kucing pengganggu makan adalah langkah umum mengatasi perkara insidentil. Kucing pergi habis perkara!

Tidak… Ada sebuah pertanyaan di sini: adakah langkah lain untuk memanfaatkan kehadiran kucing lapar? Tentu ada jika Anda mau belajar sedikit tentang keberadaan mahluk-mahluk. Kita sadar mereka masing-masing membawa manfaat untuk kehidupan semesta. Namun adakah kita menyadari bahwa kebahagiaan dan keluhan seekor kucing punya makna tersendiri?

Untuk itu saya teringat sebuah kisah nyata. Ijinkan saya berbagi kisah yang entah kapan kejadiannya namun sangat menggugah. Semoga kisah di bawah ini cukup untuk sedikit menyingkap makna hubungan hewan dengan manusia. Hubungan antar jiwa-jiwa bernapas di sekitar kita.
-------------------------------------------------------

Di suatu kota di Pulau Jawa. Datanglah seorang gadis berambut panjang ke warung makan. Dia hanya mengantongi uang Rp.10.000,- sedangkan anggaran makan siang adalah Rp.4.000,-. Anggaran cukup untuk sepiring nasi putih, sepotong tempe goreng, seporsi sayur asem. Gadis ini dikenal penyayang hewan walaupun tidak memelihara hewan piaraan di dalam rumah.

Dia sedang duduk di bangku warung makan sembari menyantap makan siang pada suapan pertama ketika seekor kucing mengusik dari kolong meja. Melongok ke bawah. Saling pandang sedetik dengan kucing kelaparan. Wajah memelas kucing meminta jatah makan siang. Tangan kiri si gadis mencomot ikan goreng lalu menyorongkannya pas di bawah hidung kucing.

Selesai makan dia lapor kepada penjaga warung, “Nasi satu, tempe satu, sayur asem satu, ikan lele satu… Berapa semua, Pak?” “Semua sepuluh ribu.” Pembayaran selesai. “Eh, Mba… Perasaan tadi saya nggak liat Mba makan ikan lele goreng. Koq dihitung?” “Saya ambil satu makanya saya bayar, hehe…”

Penjaga warung tidak tahu bahwa ikan lele goreng diam-diam disorongkan bulat-bulat buat makan siang kucing! Si gadis menikmati makan dengan biaya Rp.4.000,- sedangkan si kucing kena Rp.6.000,-. Kebiasaan yang demikian itu konon berlangsung lama. Entah berepa ekor kucing yang ketiban rejeki nomplok dari tangan si gadis berambut panjang.

Pada suatu malam 5 tahun kemudian.

Seorang emak-emak memergoki ulah si gadis menyajikan makan malam buat tiga ekor kucing di sebuah warung. 3 ekor ikan tongkol disorongkan ke kolong meja. 3 ekor kucing menggondol masing-masing satu potong kemudian membawa lari ke luar warung. Emak terkesima. Enak banget kucing makan malem dapet daging empuk?

Penasaran dia mau tau,”Nak… kamu kok royal amat ngasih kucing sepotong ikan utuh?” “Emm… nggak royal kok. Ada tamu pejabat aja kita sediakan macam-macam lauk sampe ngutang-ngutang. Masa nggak bisa ngasih seekor ikan buat kucing?”

“Tapi kan dengan begitu uang kamu cepat habis… Cari gantinya dari mana?” “Dengan berusaha dan berdoa.” “Ya, kamu kerja. Terus siapa yang mendoakan kamu? Emm… Kucing??? hehe. “ “Doa seekor kucing kelaparan lebih manjur daripada doa satu jamaah manusia kekenyangan,” balas si gadis, haqqul yakin. “Ah, masa…? Kata siapa?” Emak mengernyitkan dahi. 

“Kata hati sanubari saya.”

----------------------------

Si emak melangkah pulang sembari merenungkan perbicaraan singkat dengan gadis berambut panjang. Tiba-tiba dia teringat sesuatu. Dia ingat gadis itu 5 tahun lalu adalah seorang penjaga toko pakaian milik pengusaha Cina. Ketika itu penampilan amat sederhana.

Sekarang baru ngeh. Si gadis sudah menjadi Manager Pemasaran untuk majikan yang sama.
Penampilan Wanita Karir.

Kamis, 25 Maret 2021

Surat Terbuka untuk Calom Imam, Siapa pun Kamu Saya Menunggumu dari Sekarang

 

Hipwee.com -

Dear my future,

Aku belum tahu apakah kamu lagi bersama orang lain atau masih sendiri

Aku belum tahu apakah kita saling mengenal atau tidak

Aku belum tahu apakah kamu ada di sekitarku atau tidak

Aku belum tahu apa yang sedang kamu rasakan saat ini 

Bahkan aku pun belum tau apakah itu dirimu atau bukan :)


Dear my future,


Apakah kamu ada di dekatku?

Apakah kamu jauh dariku?

Apakah aku mengenalimu atau sebaliknya?

Apa kita pernah bertemu?

Apakah kamu temanku atau sahabatku?

Apakah kamu musuhku?

Apakah kamu telah mengenalku baik buruk?

Apakah kamu telah mengetahui kebiasaan dan keseharianku?

Apakah kamu berada di sekitarku?

Apakah kamu selalu memperhatikan aku?

Apakah kamu yang selalu menghubungiku?


Apakah kamu pernah mengobrol denganku?

Apakah kamu pernah memanggil namaku?

Apakah kamu pernah melihatku dari dekat atau jauh?

Apakah kamu pernah bermimpi beretemu denganku?

Yang aku tau, bahwa kamu itu merupakan orang yang paling dekat denganku, karena kata kebanyakan orang bahwa jodoh itu orang yang ada di sekitarmu.


Dear my future,


Aku tidak akan mempermasalahkan masa lalumu asalkan kamu jujur dan menceritakan semuanya di awal tanpa terkecuali (tidak ada yang ditutup-tutupi, seburuk apapun itu)

Karena yang dilihat saat ini adalah untuk masa depan yang dibangun sejak sekarang

Yang hanya aku inginkan, nantinya kita dapat membangun keluarga kecil yang bahagia dan samawa

Aku berharap kita akan selalu bersama dalam keadaan senang maupun sulit.

Siapapun kamu nantinya, kamu perlu belajar untuk tidak hanya mencintai aku tetapi juga harus mencintai dan menyayangi keluarga besarku. Aku yakin, sebelum kita bertemu dengan orang yang terbaik maka kita akan dipertemukan dengan orang yang salah terlebih dahulu.

Apapun yang kamu lakukan di luar sana, jangan sampai membuatmu terluka maupun hancur. Jangan pernah tinggalkan ibadah ya agar menjadi imam untuk aku dan anak-anak kita kelak, berusahalah untuk dapat menghalalkanku:)

Lakukan yang terbaik ya buat masa depanmu kelak, jangan pernah sia-siakan waktumu, jangan pernah sakiti orang lain, jangan pernah buat orang lain kecewa, jangan pernah mengumbar janji yang membuat orang berharap kepadamu, jangan melakukan hal-hal bodoh karena kelelahan ya

Karena di sini aku sedang menunggu kehadiranmu dan aku tidak ingin kamu meninggalkan jejak yang buruk dalam hidup orang lain sebelum menemukanku :)


Dear my future,


Kadang kalanya aku merasa bahwa dirimu adalah “kamu”. Tapi toh belum tentu benar, karena Allah-lah yang telah mengatur semuanya. Apapun yang terjadi nantinya, itulah yang terbaik, karena yang terbaik menurut-Nya bukan berarti yang terbaik menurut kita :)

Kita sama-sama sedang berjuang memantaskan diri agar dapat bisa segera dipertemukan di batas waktu itu. Di manapun kamu sekarang, Aku harap kamu di sana dapat menjaga mata dan hatimu ya, yakinkan padaku nanti bahwa kamulah yang terbaik yang dikirmkan oleh-Nya untukku :)

Aku percaya Allah akan mengirimkan orang yang baik untuk orang yang baik dan begitu pula sebaliknya


Dear my future,


Aku di sini sedang melakukan tugas dan kewajibanku. Aku juga akan berjuang demi masa depan yang cemerlang. Karena aku tau ibu yang cerdas akan melahirkan anak yang cerdas, aku juga berusaha untuk menjadi “cantik” dari luar maupun dari dalam.

Aku akan selalu berusaha menghadirkan pelangi setelah melewati angin, badai dan petir dalam hidupku. Aku harap kamu dapat menerima semua kekuranganku dan aku yakin kekuranganku ini kamu miliki sebagai kelebihanmu begitupun sebaliknya, sehingga semuanya dapa saling melengkapi dalam hidup yang bahagia. Apapun target dalam hidupku, aku harap kamu selalu dapat mendukungmu demi kesuksesanku jika itu memang yang terbaik


Dear my future,


Yang aku harapkan kita akan memulai semuanya dari nol dan memiliki “modal” untuk membangun masa depan yang didambakan oleh banyak orang :)

Menata kehidupan yang bahagia,membangun rumah bersama, melakukan semuanya bersama-sama, mengelilingi dunia, meraih dan merealisasikan mimpi kita bersama, menikmati indahnya hidup, pergi ke tanah suci bersama-sama, menjadi pasangan yang didambakan dan memberikan contoh yang baik buat orang lain, selalu dapat mengatasi masalah bersama, tidak perah membuatku kecewa bahkan bersedih sedikitpun, saling bercerita bagaikan sahabat, saling mengasihi, selalu menemaniku dan mendukung aku dalam keadaan apapun, jadi yang terbaik buat keluarga kecil kita nanti, melakukan hal-hal “konyol” bersama, dan sebagainya yang selalu dapat membuat aku merasakan bahwa kamulah yang terbaik dana akan menjadi My Future Life Partner forever and ever


Dear my future,


Semoga ketika waktunya telah tiba nanti kita telah sama-sama siap dalam segala hal, tidak ada lagi yang ragu ataupun bingung dengan suatu keputusan, dapat diridoi  ALLAH dan semua orang, yakinkan aku bahwa kamulah My Future Life Partner forever and ever!

 

By : NanaZef09

Renungan untukmu yang Sudah Memikirkan Pernikahan, Sementara Jodoh Tak Kunjung Datang

Hipwee.com - Manusia diciptakan berpasang-pasangan, tapi kenapa ya sampai sekarang aku belum ketemu jodoh?

Pertanyaan semacam ini sering muncul gak sih dipikiran kalian? Kalau iya, tenang berarti kamu nggak sendirian. Apalagi kalau saat ini kalian menginjak usia 23 ke atas, tentu terkadang sudah mulai muncul kan pertanyaan mengenai jodoh, pasangan, pacar, ya nggak sih?

Nggak jarang justru pertanyaan-pertanyaan ini yang membuat kita jadi was-was, kepikiran, nggak jarang juga bahkan sampai frustasi. Padahal mungkin sebelumnya kalian masih enjoy your own life, enjoy sama kesendirian atau buat yang udah punya pacar, kalian masih start the journey sama pasangan kalian tanpa kepikiran buat pernikahan. Nah, apa aja sih yang perlu kalian pertimbangkan supaya nggak terpengaruh sama pertanyaan seputar jodoh dan pernikahan? Ini dia 5 hal yang perlu sama-sama kita renungkan.


1. Pernikahan bukan sebuah tujuan hidup atau bahkan sesuatu untuk dipamerkan

Wedding

Dalam hidup, target sangat penting sebagai motivasi dalam menjalani setiap tantangan. Jika dipikirkan lagi, ada berapa banyak orang yang menjadikan pernikahan sebagai tujuan hidup? Kalau kamu sendiri gimana? Make sense nggak kalau pernikahan itu dijadikan sebagai tujuan hidup. Apakah pernikahan dapat menjamin kebahagiaan kita, apakah pernikahan merupakan akhir dari perjalanan hidup?

Tentu tidak kan? Saatnya kalian fokus sama target hidup kalian, contohnya kalian membuat target harus punya income sekian di umur sekian. Tujuan untuk punya beberapa cabang usaha di umur 25. Sekali lagi guys, pernikahan bukan sebuah goals ataupun acievement, so buat apa terburu-buru?

2. Sudahkah kamu yakin dengan kehidupan setelah menikah?

stressed-out

Pernikahan bukan lagi tentang 1 orang, tetapi tentang 2 orang yang menjadi 1. Ini bukan lagi tentang kamu atau dia, pernikahan tentang kamu dan dia yang mau tidak mau harus saling mengerti dan menjadi satu. Ada statement yang bilang “pernikahan bukan tentang kesiapan”, ini bener-bener salah sih. Kalau belum siap, terus kenapa harus buru-buru nikah?

The points are, kamu udah yakin bisa terima dia apa adanya? Kamu yakin bisa membangun rumah tangga berdua dengan dia till the end of your life? Nggak ada lagi pergi sesuka hati, nongkrong sesuka hati, dan sebagainya yang biasanya kamu lakukan.

Saat menikah, ada hati yang selalu menunggumu, ada hati yang harus kamu jaga. Bukan lagi tentang “im Happy to do this” tapi tentang “our happiness“. Mantapkan lagi hatimu, yakinkan apakah kamu benar sudah siap?

3. Pikirkan benar-benar, tujuanmu untuk menikah

Wedding

Coba deh kamu pikir-pikir lagi, sebenarnya tujuan kamu menikah itu untuk apa sih? Apa sebenarnya yang kamu cari dari sebuah pernikahan? Apa yang kamu harapkan setelah menikah? Banyak banget orang menikah tanpa punya alasan yang jelas.

Banyak orang menikah hanya karena takut tua, terpengaruh omongan orang atau bahkan karena ngeliat temen-temen lain udah pada menikah. Guys pernikahan itu bukan ajang lomba. Nggak ada ketentuan umur untuk menikah, it set by yourself. Sebelum kamu memutuskan untuk menikah, better kamu harus tahu apa tujuan dari sebuah pernikahan ya.

4. Nggak ada salahnya kamu memantaskan diri terlebih dahulu

Wanita Karier

Hal penting yang harus kamu tahu bahwa jodoh adalah cerminan diri. Kamu ingin punya pasangan yang setia, jadilah orang yang setia. Kamu ingin punya pasangan yang baik, be good anyway. Don't expect anything that is not in you.

Jika saat ini kamu masih banyak kekurangan dari segi sikap, kelakuan, finansial atau apapun itu yang kamu rasa belum pas, ayo mulai komitmen untuk berubah, ayo mulai lebih bergiat membangun finansialmu, ayo atur keuanganmu agar lebih stabil.

Change into a better person and be the best side of yourself. And in the end, you will find the person with the best reflection of you. 

5. Sudahkah kamu benar-benar meminta jodoh kepada Tuhan?

Pray

Jodoh sudah diatur oleh yang maha kuasa. Jangan pernah lupa untuk selalu minta petunjuk dari Tuhan, jangan mengandalkan kekuaran pikiranmu karena ada Tuhan yang maha tahu segalanya.

Mintalah petunjuk Tuhan dengan tulus dan serius, akan selalu ada pertanda yang diberikan bagi mereka yang meminta dengan tulus. Jangan sampai kamu salah pilih ya. 

 

By : Charolina Tresia

Memohon Seperti Apa Kalau Tuhan Memang Tidak Berkehendak, Maka Jawabannya Akan Selalu Tidak

Hipwee.com - Sudah bisa kan bilang good bye sama bulan Juni? Bulan yang rasanya selalu ada saja aneh dan sebelumnya tidak pernah terbayangkan akan terjadi di hidup ini. Bulan ketika pertemuan dan perpisahan datang hanya selangkah. Banyak hal terjadi entah sepertinya sudah direncanakan semesta sejak aku diciptakan. Agak sedikit berlebihan yaaa, tapi Juni berhasil membuatku tersungkur dan bangkit lagi dalam satu waktu. Namun, apapun yang terjadi aku tetap berterimakasih pada-Nya dan juga semesta yang mengizinkan semua terjadi.

Ternyata seseorang yang sangat menggebu-gebu di awal, membawa keyakinan yang luar biasa akan masa depan bisa pergi juga. Iya bulan Juni membawaku kembali bertemu dengan orang yang salah, perkenalan itu terjadi sangat cepat bahkan lebih cepat dari kilat. Kamu yang akan aku jadikan yang terakhir katanya dengan yakin dan mantab, saat itu rasanya aku pun terbawa suasana dengan yakin bahwa dia adalah seseorang yang dikirimkan untukku. Penantianku dan perjuangan panjangku sudah selesai padanya, kataku.
 

Namun, lagi-lagi hati tetap terlibat dengan menanyakan berkali-kali tentang seberapa yakin untuk menjadikannya yang terakhir. Memang aku terlalu cepat menyimpulkan bahwa dia lah yang terakhir. Hati dan pikiranku memang ragu-ragu, entah kenapa jadi banyak pertanyaan yang keluar dan membutuhkan jawaban segera. Ah biarlah Tuhan yang akan menjadi penentunya, pikirku saat itu.

Aku berdoa dengan sekuat-kuatnya hati, mencoba bernegosiasi dengan Tuhan dan memaksakan untuk menjadikan dia yang terakhir. Kusebut namanya dalam setiap hembusan nafas doaku. Kubayangkan dia dengan sekuat-kuatnya hati agar Tuhan merestui kami yang baru di tahap saling mengenal. Yang terjadi, semua doa, harapan dan impianku dijawab dengan kepergiannya,. Dia pergi tanpa meninggalkan pesan apapun, tanpa ada kata pamit.

Dunia rasanya runtuh, hancur, rasanya seperti  dilempari batu. Tuhan mengatakan tidak atas semua doa yang kuucapkan, Ia mematahkan semua seperti membalikkan telapak tangan. Memang ya kalau Ia sudah berkehendak siapa yang bisa mengelak. Seseorang yang aku anggap terbaik dan akan menjadi yang terakhir ternyata bukan yang akhir. Ucapanku masih salah saat memohon dia lah yang terakhir.

Semesta memang bekerja luar biasa, ia bergerak dan berputar terus mengikuti instruksi yang empunya. Memohon seperti apapun agar disatukan dengan seseorang kalau bukan dia orangnya, yaa Dia akan tetap mengatakan tidak, tidak dan tidak. Sampai saatnya aku merasa, mungkin caraku begitu keras terhadap diri sendiri dengan memohon orang yang salah. Mengikhlaskan dan merelakan hati untuk menerima  sesuatu yang memang bukan untuk kita susah ya.

Terkadang masih berpikir memang kalau bukan dia siapa lagi. Kenapa selalu tidak? Apakah memang tidak adalah teman terbaik untuk saat ini? Meskipun begitu, apapun yang terjadi bersyukur adalah kunci semuanya, kunci untuk bahagia dan memang benar bertahan saja dengan setiap keadaan yang ada. Lama-lama ikhlas juga akan dihadiahkan untuk kita yang menerima “tidak” darinya.

 

By : Veronika Sri Wahyuni 

Untukmu yang Mulai Masuk Usia Nikah Tapi Masih Sendiri, 8 Hal Ini Jadi Pengingat Diri

Hipwee.com - Untuk sebagian orang Indonesia, menikah muda mulai menjadi idaman. Apalagi untuk perempuan, mereka takut menikah di umur yang sudah terlalu matang karena tidak ingin bermasalah saat ingin memiliki anak. Seolah menjadi jomblo di umur 25-30 tahun adalah hal paling mengerikan yang terjadi saat ini. Kemudian banyak yang berlomba-lomba untuk menikah agar tak dicap perawan tua.

Untukmu yang kini mulai masuk usia nikah namun jodoh tak kunjung datang, bersabarlah sedikit lebih lama. Tak perlu gelisah menghadapi ketentuan-Nya, jalani kehidupanmu dengan baik dan pahami 8 hal ini disela-sela penantianmu. Semoga bisa menentramkan hatimu yang pilu.

1. Menikah bukanlah perlombaan siapa cepat dia yang dapat. Menikah pun juga soal faktor keberuntungan

menikah juga butuh faktor keberuntungan

Jangan gelisah karena sudah masuk usia nikah, namun hingga kini pacar saja belum punya. Pahamilah bahwa menikah bukan seperti lomba, yang siapa cepat dapat pacar lalu menikah. Karena kini status pacaran yang sudah lama terjalin saja belum tentu sampai di pelaminan.

Menikah juga soal faktor keberuntungan. Ya, mereka yang kini sudah menikah memiliki keberuntungan yang lebih daripada kamu yang kini masih sendiri. Mereka mungkin beruntung karena memiliki pasangan yang sudah siap berkomitmen, mampu bertahan melewati proses yang panjang, dan mereka beruntung jalan dan kisah cinta yang mulus. Namun kamu juga tak pernah tahu kisah pilu di baliknya. Menikah juga tak selalu berisi kebahagiaan seperti yang banyak orang bayangkan.

Hilangkan risaumu dan rasa iri pada mereka yang lebih dulu menikah. Bukan berarti kamu tak layak, tapi karena Tuhan belum memutuskan waktumu saja.

2. Sekalipun hingga kini kau belum menemukannya, pahamilah bahwa kamu berhak untuk seseorang yang layak

kamu berhak untuk mendapatkan yang terbaik

Mungkin kamu kini bertanya-tanya, kenapa Tuhan belum juga mengirimkan jodohmu, mengapa kamu masih sendiri padahal usia sudah sangat pantas untuk menikah. Tuntutan keluarga untuk segera menikah juga membuatmu kian tersiksa rasanya.

Tapi kamu harus bisa teguhkan hati, bahwa menikah tidak bisa sembarangan. Sekalipun kamu sudah cukup berusia matang untuk menikah, memilih pasangan untuk seumur hidup tidak bisa seperti memilih pakaian dalam toko, yang dilihat dari model luarnya saja.

Kamu sangat berhak untuk seseorang yang layak disandingkan denganmu. Tak perlu tampan, yang penting sedap dipandang. Tak perlu mapan, setidaknya dia bertanggung jawab ke depannya.

3. Jodohmu tidak akan tertukar dengan siapapun, berhentilah gelisah dan tetap lanjutkan hidupmu hingga ia menemukanmu

jodohmu tidak akan tertukar

Bersabarlah dalam penantianmu. Tak usah gelisah dan terlalu memikirkan jodoh, karena jodohmu tidak akan menjadi jodoh orang lain. Ia akan datang, tidak terlalu cepat atau bahkan terlambat. Selama kamu juga tidak hanya pasrah dan terus-terusan merutuki nasib.

Lanjutkan apa yang kini jadi kesibukanmu. Jangan berlarut-larut memikirkan jodoh, karena dia kini masih disimpan Tuhan sampai kalian sama-sama siap dipertemukan. Satu hal yang perlu kamu ingat hanyalah jangan pernah berhenti mendoakan dia, semoga jodohmu tak pernah lelah saat berjuang untuk menemukanmu.

4. Jangan terlalu sibuk mencari, hingga kemudian kamu lupa bahwa jodoh adalah cerminan diri. Kamu masih harus memperbaiki diri

karena jodoh adalah cerminan diri

Jodoh tak perlu dicari, karena ia akan datang tepat pada saatnya nanti. Jodoh tak perlu kamu tunggu, karena ia akan selalu datang tepat waktu. Jangan sibuk mencari sampai akhirnya kamu lupa bahwa kamu masih selalu butuh memperbaiki diri.

Jodohmu adalah seperti apa kamu sekarang, karena dengan melihatnya kamu seperti berkaca. Perbaiki diri saja dulu daripada gelisah karena tiap hari umur terus bertambah. Pantaskan saja dirimu terlebih dahulu, agar kelak disandingkan dengan yang sama baiknya denganmu.

5. Tak perlu takut tak laku. Karena jodohmu, akan menerimamu dengan apa adanya dirimu sekarang dan esok nanti

jodoh akan menerima segalamu

Kalau kamu takut tak laku dan kemudian belum juga menikah hingga tua, mungkin kamu lupa bahwa jodoh adalah dia yang pasti datang. Karena dia pasti datang, dia pun pasti menerima apa adanya kamu ketika kelak kalian bertemu. Jika esok kamu temukan seseorang dan dia tak bisa menerimamu, dia jelas bukanlah jodohmu.

Karena jodohmu pasti datang, tak usah takut menikah di usia tua. Dia ‘kan menerimamu sebagaimana kamu ketika ditemuinya, sebagaimana kamu bisa menerima sosoknya. Dan ingatlah untuk tak memenuhi pikiranmu sendiri dengan ketakutan-ketakutan yang sebenarnya tak beralasan. Karena jodoh, pasti datang.

6. Usia hanya soal angka. Sementara kedewasaan adalah tentang bagaimana kamu bersikap

usia itu hanya angka

Gelisah karena belum menikah padahal usia sudah sangat pantas, kini mulai kerap menghantuimu. Padahal usia hanya soal angka sebagai penjelas sudah berapa lama kita hidup di dunia.

Sementara kedewasaan adalah tentang bagaimana kamu bersikap. Memperlihatkan sikap yang jauh dari kata dewasa, justru hanya akan makin menjauhkanmu dengan jodoh yang sudah ditakdirkan Tuhan.

7. Bersabarlah lebih lama. Sekalipun kini kamu sudah menemukannya, masih ada proses panjang untuk sampai ke pernikahan

7

Bersabarlah lebih lama, sekalipun detik ini jodoh telah mendatangimu. Karena masih ada proses dan jalan berliku yang menantimu setelahnya. Jalan menuju pernikahan tidak akan pernah muda, pun setelah janji suci diucapkan.

Proses saling menemukan tentu bukan hal mudah, tapi kamu dan dia mampu. Tinggal bagaimana kamu dan dia merawat dan menjalani proses setelahnya. Jalan masih panjang, lengkap dengan persimpangan atau tikungan tajamnya untuk sampai ke tujuan menikah dan hidup menua berdua.

Jangan hanya sabar saat sebelum dia datang, karena kamu juga tetap butuh sabar sampai kapan pun

8. Nikmati selagi masih sendiri. Tak perlu cemas perkara jodoh yang pasti kedatangannya. Karena kamu bisa tetap bahagia

sendiri kamu juga bisa sangat bahagia

Nikmati waktu bebasmu kini, sekalipun kamu mulai merasa kesepian di antara makin banyak teman yang sudah berkeluarga. Tak usah iri, karena waktumu ‘kan datang sesegera mungkin. Jangan gegabah, dan kemudian menyesal setelahnya. Apa salahnya hidup sendiri, kamu pun masih tetap berbahagia dengan teman, keluarga, dan juga diri sendiri.

Nikmati masa sendirimu dengan sebaik-baiknya, karena setelah kamu menemukan jodohmu, kamu tidak lagi menyesali dan kembali ingin mengulang masa tersebut.

Percayalah pada dirimu sendiri, yakini bahwa jodoh akan datang tepat waktu. Tak terlalu cepat, atau bahkan membuatmu terlalu lama menunggu. Sekalipun tiap hari umur bertambah, kesabaran serta memperbarui diri tetap selalu kamu perlukan.

 

By : dyarayu

Senin, 28 Desember 2020

Jangan Pernah Berhenti Berdoa, Meski Cobaan Terus Datang Mendera

www.hipwee.com - Ujian itu tak pernah menghilang dari hidupmu. Meski hanya mampir sebentar, tapi suatu saat akan kembali dalam bentuk yang berbeda. Entah akan lebih mudah atau sulit dilewati, hal itu tergantung dari bagaimana kamu menyikapinya.

Rasa kesal menyelimuti saat dirimu merasa bahwa cobaan itu memang sulit untuk dilalui. Sebenarnya kamu memiliki orang lain yang bersedia dibagi kesulitan apa kamu rasa agar menjadi ringan. Mereka menerima dengan suka cita dan penuh semangat untuk membantu. Tanpa bantuan orang lain, kamu mungkin tak bisa sampai seperti sekarang.

Selain itu ada lagi yang sebaiknya kamu lakukan, yaitu berdoa. Sebagai seorang hamba, mungkin biasanya kamu berdoa tanpa mengenal sebab dan waktu. Tak jarang juga melaksanakan ibadah tersebut saat kamu dilanda cobaan. Namun, ada kalanya kamu mungkin tak berdoa karena sudah lelah memanjatkan permohonan.

Doa mengingatkanmu bahwa kamu tak sendiri. Ada yang mengasihi dan setia mendengarmu di tengah kesulitan ini

“Katanya berdoa itu tak hanya untuk memohon, tapi juga melepaskan rasa penat yang dialami.”

Saat dilanda ujian, berdoa seperti sebuah permohonan darimu kepada Tuhan agar dikabulkan. Memohon agar ujian yang kamu hadapi ini diringankan dan dapat segera dilalui. Sebenarnya, berdoa itu juga bisa sebagai momen dirimu melepas rasa penat. Ketika berdoa, kamu bisa menceritakan segala sesuatunya tanpa harus ada yang ditutupi.

Berdoa telah mengingatkanmu bahwa kamu tak sendiri. Kamu masih punya Tuhan yang mengasihi dan setia mendengar keluh kesahmu saat sedang diuji.

“Ah, dulu aku berdoa tapi nggak dijawab oleh-Nya.” Hey, Dia menjawab semua doa. Hanya kadang, ‘tidak’ adalah jawaban-Nya dan itu demi kebaikan kita

“Aku pernah berdoa, tapi tak didengar oleh-Nya. Aku lelah.”

“Ketika Dia tak menjawab, mungkin itu adalah yang terbaik bagimu.”

Kamu mungkin pernah berdoa, namun tak ada jawaban dari-Nya. Itulah Tuhan, Maha Mengetahui segala sesuatu, mulai dari yang terbaik hingga sebaliknya. Apa yang kamu minta dan tak dijawab, berarti menurut-Nya memang bukan yang terbaik bagimu. Kamu mungkin tak menerima, tak menyukai, dan kesal dengan apa yang terjadi tak sesuai harapan. Tapi, percayalah bahwa skenario Tuhan adalah yang terbaik untuk hamba-Nya.

Tuhan selalu menyayangi hamba-Nya. Tidakkah kamu ingin berkeluh kesah pada Dia yang Paling Menyayangimu tentang apa yang terjadi padamu?

Ada keluarga, teman, dan orang-orang lainnya yang bersedia mendengarmu. Namun apakah bercerita kepada mereka sama rasanya dengan berkeluh kesah kepada Tuhan? Terhadap sesama manusia, kamu memang merasa nyaman, namun pasti ada saja yang tak diceritakan. Hal ini berbeda saat kamu berkeluh kesah kepada-Nya. Kamu bebas mengatakan apapun tanpa ada yang disembunyikan.

Dengan berdoa, kamu benar-benar menjadi diri sendiri dan tak ada pencitraan sedikit pun. Karena kamu tahu, Tuhan Maha Mengetahui segala sesuatu tentang hamba-Nya.

Tuhan ingin tahu seberapa besar kamu mampu. Toh, Dia nggak akan memberikan ujian lebih dari kemampuanmu

“Ujian ini berat rasanya. Tapi aku tahu, kalau Tuhan tak akan memberikan ujian kepada hamba-Nya jika ia tak sanggup melewati.”

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa semakin baik dan kuat pribadi seseorang, akan semakin tinggi ujian yang diberikan? Ya, inilah kamu sekarang. Rasa lelah yang menjalar pada diri tak lain karena pribadimu yang semakin baik. Tuhan akan memberikan ujian sesuai kemampuan hamba-Nya. Jika saat ini kamu merasa tak sanggup, berpikir dan berusahalah bahwa kamu pasti akan bisa melewatinya. Tak lupa juga berdoa, sebagai wujud syukur kamu masih diberikan ujian untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dari sebelumnya

Anggaplah ujian itu sebagai tanda Dia sedang rindu. Agar kamu ingat kekhilafan di masa lalu

“Ujian itu tak hanya untuk meningkatkan pribadimu lebih baik, tapi juga sebagai pengingat untuk kembali kepada-Nya.”

Apa yang telah kamu raih sekarang ini terkadang membuatmu lupa seperti apa upayamu dulu. Kerja keras yang disertai ibadah pun bisa menghilang begitu saja dari ingatanmu. Ketika hal ini terjadi, ada kalanya Tuhan memberikan ujian kepadamu sebagai pengingat atas apa yang kamu lakukan. Ada kekhilafan pada dirimu dan untuk meluruskannya, perlu diberikan cobaan agar kamu kembali kepada-Nya.

Percayalah hidupmu tak selamanya di titik nadir. Kamu akan tersenyum kembali suatu saat nanti

Kamu pasti tahu ketika sudah berhasil melewatinya, hal tersebut akan membuatmu tersenyum saat mengingatnya nanti. Tersenyum karena sudah melalui tahapan demi tahapan untuk menjadi manusia yang semakin baik dan kuat. Kamu sadar bahwa banyak pelajaran yang diambil dari cobaan itu. Ada pengalaman yang dapat kamu berikan kepada orang-orang sekitar saat membutuhkannya nanti. Kamu tahu ujian itu memang berat adanya, tapi selalu ada hal positif yang menyertainya.

Ketika berada dalam kebahagiaan, terkadang ada hal-hal positif yang lupa dilakukan. Oleh karenanya, kadang muncul ujian dalam hidup untuk mengingatkan. Sebenarnya tak hanya mengingatkan, tapi juga tahapan agar dirimu menjadi pribadi yang lebih baik dan kuat.

Untuk mencapainya, kamu pun perlu berdoa agar apa yang kamu inginkan terkabul. Kelelahan diri saat menjalani cobaan kadang membuatmu tak ingin berdoa. Kadang, apa yang menurut baik belum tentu menurut Tuhan demikian juga.

 

By : Dwita Apriliani

Untukmu yang Sedang Diremehkan, Tenang! Kesuksesan Menanti di Ujung Jalan

www.hipwee.com - Kamu memang tak bisa membuat semua orang suka kepadamu. Ada kalanya kamu harus menerima dari orang yang merasa tidak suka kepadamu–meski hal itu sama sekali tidak dibenarkan. Ketika hinaan datang kepadamu, sakit hati sudah pasti kamu rasakan. Namun jangan pernah jadikan hal tersebut sebagai beban yang menghambatmu untuk berkembang.

Kamu boleh diremehkan sekarang. Kamu boleh sakit hati. Namun jadikan itu sebagai pemicu semangatmu. Untuk membuktikan kepada mereka yang pernah meremehkanmu, bahwa kamu sama kuatnya dan akan lebih berhasil dari mereka.

Sakit hati ketika di-bully itu pasti, tapi ikhlaskan hati untuk menjalani. Ada imbalan tersendiri dari ketabahanmu


“Bodo amat si lu!”
“Eh, jangan deket-deket! Najis gue deket sama lu,”

Bayangkan saja bagaimana sakitnya saat ada orang yang ngomong seperti itu kepadamu. Rasanya jelas bikin sakit hati dan perih. Yang bikin kesel lagi, ketika kamu ngelawan dan bales hinaannya, kamu akan kena bully yang lebih hebat lagi. Kalau udah gitu kamu bisa apa?

Ini memang terasa berat, tapi kamu perlu ikhlas dalam menerimanya. Daripada marah-marah dan bikin ulah, malah kamu akan bully yang lebih gila lagi. Tenang saja, biasanya jika kamu malah sabar, mereka akan mundur dengan sendirinya kok. Kalaupun mereka nggak mundur, kesabaranmu akan berbuah kok nantinya. Yah, emang nggak langsung sekarang sih. Tapi bukankah ada pepatah: orang sabar disayang Tuhan. Yakin, Tuhan akan memberikan imbalan.

Mereka yang menghinamu tak selalu lebih baik darimu. Bisa saja mereka hanya iri dengan apa yang kamu miliki

“Hahahahahaha Bajumu norak banget, sih,”
“Lah, pantes kan. Norak kayak orangnya. Hahahaha,”

Kamu pernah dapet hinaan yang seperti itu? Hinaan yang isinya mengomentari apa yang kamu lakukan, apa yang kamu kenakan, dan apa yang kamu bicarakan? Jika pernah gimana rasanya? Sakit kan, ya. Tapi jangan biarkan rasa sakit tersebut membuatmu larut berlama-lama.

Kamu harus tetap positif dalam menghadapi hinaan yang diberikan oleh mereka. Cara gampangnya, anggap aja mereka iri dengan apa yang kamu miliki. Hinaan bukan cuman berarti kamu jelek dan tak layak untuk dikagumi. Bisa jadi malah karena kamu berbeda dan spesial sehingga mereka iri dengan keadaanmu. Itulah kenapa kamu nggak perlu sampai memasukkan ke hati hinaan yang kamu terima.

Setidaknya dengan mereka menghinamu, artinya mereka juga memperhatikanmu. Apapun itu, ambil sisi positif dari setiap hinaan yang ditujukan kepadamu


Meski kamu dibully, dihina, dan dicerca dengan gencar oleh mereka-mereka yang membencimu, kamu nggak perlu takut apalagi sampai depresi. Cukup tabah dan lihat segalanya dari sisi positifnya. Hinaan yang mereka lancarkan padamu adalah buah observasi yang mereka lakukan tiap hari. Jadi ya anggap aja mereka mereka perhatian kepadamu.

Jangan khawatir juga ketika mereka terus menghujanimu dengan cacian. Itung-itung kamu memberikan mereka kerjaan buat mikir tiap harinya. Lagian dengan mendapat hinaan dari mereka, kamu bisa dapet transferan pahalan jika kamu mau sabar dan tabah saat menghadapinya.

Pada akhirnya, orang tua memang yang selalu mengerti. Bercerita kepada mereka tentang hal yang kamu risaukan bisa jadi solusi


Bahkan dalam tiap kesabaran dan ketabahan yang kamu jalani, kamu pasti masih merasa sakit hati setelah dibully. Di luar sana bisa saja kamu tampak biasa dan tanpa beban, tapi dalam hati orang tak ada yang tau, kan? Mungkin pada suatu titik kamu akan merasa tertekan atas segala hinaan. Kesal, marah dan sakit hati pasti menghampiri.

Namun kamu tak perlu terlalu khawatir. Ada orang tua yang selalu setia mendengar, menasehati, dan mendampingi. Kamu bisa cerita segala keluh kesah yang kamu rasa. Orang tua akan selalu berusaha membantu dan memberi saran. Bahkan saat satu dunia menghinamu, Ayah dan Ibu akan tetap berusaha mendukung dan menguatkanmu. Mereka akan selalu menjadi pendukungmu nomor satu.

Bully dan hinaan itu bukan akhir dunia. Ingat, yang penting adalah pembuktianmu di masa depan


“Hadeeeh… Gitu aja nggak bisa!”
“Orang kayak kamu mah nggak bakal jadi apa-apa!”
“Paling juga ntar nggak keterima kerja~”

Pernyataan yang meremehkanmu memang terdengar menyakitkan. Bahkan ada yang sangat menusuk hingga kamu merasa tak mampu lagi untuk menghadapi dan bersiap untuk menyerah dengan kehidupan yang keras ini. Kamu mulai ragu apa benar kamu bisa melakukan
sesuatu?

Tapi sebenarnya kamu tak perlu takut. Hinaan yang kamu terima bukan akhir dari segalanya. Meski memang terasa berat, kamu tetap harus semangat. Buktikan bahwa hidupmu bisa bermanfaat. Berusahalah lebih giat demi mencapai cita-cita. Banyak contoh yang sudah terjadi. Ketika hinaan dan bully berubah jadi motivasi.

Mereka yang dulunya punya keterbatasan bisa berhasil dengan jerih payahnya. Kalau mereka bisa, kamu juga pasti bisa!


Masih ingat mendiang Walt Disney yang dihina karena dia punya ide yang berbeda? Mendiang Walt Disney dihina karena tak bisa menggambar dengan benar. Gambarnya bahkan ditolak dimana-mana dengan alasan dia tak berbakat dan tak punya imajinasi. Kasus serupa juga dialami oleh Michael Jordan. Dia ditolak masuk klub basket karena tingginya tak cupup untuk ukuran pemain basket.

Tapi toh mereka sudah membuktikan pada dunia bahwa hinaan yang mereka terima bisa berakhir manis dengan usaha dan kerja keras tak kenal lelah. Kalau mereka bisa, kenapa kamu tidak? Setidaknya kamu bisa menjadikan mereka sebagai motivasi agar hidupmu kedepannya bisa lebih berarti.

Nah, bagi kamu yang sering mendapat hinaan karena berbeda, tak perlu larut dalam kesedihan yang berlama-lama. Apalagi sampai depresi dan menyerah dengan masa depan. Kamu tetap harus bersabar dan semangat untuk menjalani hidup. Buktikan bahwa nanti kamu bisa membuat orang yang dulu menghinamu terbungkam dengan prestasi yang kamu miliki!

Tetap semangat, ya! 😀

 

By ;  Fatkhur Rozi

Selasa, 01 September 2020

Untuk Dirimu yang Lebih Dari Sekadar Hewan Peliharaan. Terima Kasih Telah Sempat Menjadi Sosok Teman

www.meongers.com - Aku selalu tahu umurmu hanya sepersekian usia manusia. Walau sudah tahu sepenuhnya, aku tetap mengambil dan merawatmu sebaik-baiknya. Memberimu makan agar dirimu tak kelaparan, membelikan kandang sederhana supaya tubuhmu tak kedinginan, hingga bermain denganmu sebelum aku berangkat ke luar rumah. Aku pun sering tak sabar ingin cepat-cepat pulang, menceritakan padamu segala beban dan isi pikiran.

​Dan kini waktu yang selalu kutakutkan tiba. Tanpa permisi atau rawat inap berhari-hari, kamu berhenti hidup begitu saja. Aku telah kehilangan, bukan hanya hewan peliharaan, namun juga penghibur dan sesosok teman.
Picture

Orang bilang, kepergianmu tak layak jadi beban hati. Padahal kamu bukan cuma piaraan — namun juga teman dan keluarga sendiri.​

Karena kamu bukanlah manusia, ada mulut-mulut yang memandang kepergianmu sebelah mata. Mungkin mereka belum mengerti dan memahami kedekatan seorang majikan dengan hewan peliharaannya. Kamulah yang akan kusapa pertama kali setiap pagi. Kamu kuajak bicara meski aku tak pernah yakin kamu memahaminya.
 
Layaknya anggota keluarga, aku memberimu makan, menyediakanmu tempat tinggal dan membelikanmu hadiah-hadiah agar hatimu senang. Adalah salah satu hiburanku melihat ekspresi mukamu yang kesenangan dan menggemaskan.

​Tentu saja aku terhenyak ketika kamu yang tadinya selalu ada harus pergi dengan tiba-tiba. Membersihkan kandangmu dan menguburkan tubuhmu adalah momen yang tidak gampang. Sampai sekarang, aku bahkan masih sering menyisihkan uang untuk membeli keperluanmu — saking terbiasanya aku melakukan hal itu saat kamu masih ada dulu. Bagiku kamu bukan hanya hewan peliharaan yang lucu. Kamu juga sahabat, dan bahkan sudah kuanggap anggota keluargaku.


​Mungkin memang konyol ketika manusia bersedih karena hewan. Tapi toh rasa sedihku tak bisa ditahan

​
Aku menangis. Maaf, padahal aku tahu kamu tak ingin aku menangis karena kepergianmu. Bagaimanapun, bukankah ini memang hanya soal waktu?

Tapi apa boleh buat. Sudah kucoba menahan, tapi sepertinya aku belum sekuat itu untuk cepat melepaskan. Bayangkan saja. Apa yang harus kurasa ketika kandangmu yang dulu ramai kini senyap tanpa suara? Harus kuapakan pula sisa-sisa makananmu yang masih tersimpan di rak, setia menunggu pemiliknya?


​Maaf jika dulu aku sering menumpahkan kekesalanku padamu. Padahal kamu tak salah apa-apa, selain menjadi pendengar setia

​
Aku bukan owner yang bisa selalu bersabar. Kadang dirimu malah kujadikan pelampiasan rasa kesal. Meski kamu tak salah apa-apa, aku sering berbicara padamu dengan nada tinggi dan kadang kasar. Semua karena aku tak tahu lagi kepada siapa harus menumpahkan kekesalan.

Kamu adalah pendengar yang baik. Meski aku tak selalu berkata manis, kamu setia mendongakkan kepala untuk mencerna kata-kata yang aku punya. Mungkin itulah kenapa aku jadi merasa bisa menceritakan padamu hal apa saja. Termasuk cerita-cerita yang sebenarnya tak selalu penuh suka.
Ah, sekarang ketika kamu tak ada, kepada siapa aku harus bercerita?


​Kasih sayang adalah bahasa yang lebih bermakna dari kata-kata. Terima kasih telah membuatku memahaminya

​
Kita tak pernah satu bahasa. Selama ini, kita bercengkerama lewat bahasa tubuh dan mimik muka. Namun walau begitu, aku tak pernah merasa kesulitan menjadikanmu seorang teman. Rupanya cukuplah bagi dua makhluk hidup untuk berbincang dalam bahasa kasih sayang. Tidak perlu kukuasai bahasamu, dan kamu pun tak akan mungkin bisa menyebut namaku. Tapi bukankah kita begitu eratnya bagai dua saudara?


Foto-foto yang dulu kuambil untuk menunjukkan kelucuanmu sekarang jadi memento bahwa kamu pernah di sisiku

​
Dulu, salah satu hal yang paling sering kulakukan adalah memotret kelucuanmu dengan kamera HP-ku. Entah itu kamu yang sedang tertidur, bermain bola, makan dengan lahap, hingga menatapku lugu. Sekarang, foto-foto itu jadi saksi bahwa kamu pernah mengisi sebagian ruang hidupku. Saat aku mengambilnya dulu, tak pernah aku mengira akan menjadikannya alat untuk mengenang saat-saatku bersamamu.


Hidup memang sunyi tanpamu di pangkuanku, tapi aku harus tetap bergerak maju

​
Sudah beberapa waktu berlalu sejak kepergianmu. Aku mencoba, selangkah demi selangkah, menjalani hidup seperti biasanya. Ya, aku harus terus maju dan tegar di hidup yang dipenuhi pribadi yang datang dan pergi, layaknya dirimu. Aku akan selalu ingat bahwa kamu pernah hadir di hidupku, sebagai penguat semangatku di saat sedih dan senangku.


Kamu yang dulu menghabiskan waktu dengan bermain-main denganku, maukah berjanji sesuatu? Baik-baiklah di sana — aku sayang padamu!

​
ebelum aku mengakhiri surat rinduku ini, izinkan aku berucap: aku menyayangimu. Maafkan segala kesalahanku. Kuharap kita bisa bersama lagi setelah nyawaku pun “kembali”. Sebelum waktu itu tiba, semoga kamu baik-baik saja ya disana.


                         (Dari seseorang yang sering mengganggu, membelai, dan mengambil fotomu dulu)