This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 06 Juni 2022

5 Alasan Kamu Tidak Perlu Menyesal, Meski Sempat Bertemu Cinta yang Salah

Renungan untuk kamu terlanjur jatuh cinta dengan orang yang salah

1. Cinta Memang buta Kamu Tak Tau Sebarapa Jauh Kakimu Akan Melangkah Untuknya

Pada dasarnya cinta itu buta, kamu kadang tidak bisa memandang seseorang dengan tepat ketika jatuh cinta. Kamu menghiraukan segala sisi buruk seseorang ketika jatuh cinta. Kamu akan berusaha mencintai seluruhnya yang ada dalam diri pasanganmu. Seperti kata agnes monica, cinta itu kadang-kadang tak ada logika. Logika memang ada tapi ketika kamu  jatuh hati kepada seseorang mungkin kamu tidak berlogika secara rasional.

Pada dasarnya semua orang yang sedang jatuh cinta melakukan hal yang sama untuk pasangannya. Kamu tidak perlu memikirkan orang yang tidak melakukan hal yang sama denganmu untuk pasanganya, karena cara mencintai orang itu berbeda-beda. Namun pada dasarnya inti dari cinta adalah buta.

Tidak perlu menyesali ketika kamu melakukan pengorbanan untuk kekasihmu di masa dulu, itu memang hal yang seharusnya dilakukan semua orang untuk orang yang mereka sayang. Dan hal semacam pengorbanan masa lampau itu patut kamu banggakan dalam dirimu.

2. Lakukan Saja yang Terbaik Apapun Hasilnya, Kelak Dia Juga Menyadari Kamulah Satu-satunya yang Melakukan Terbaik

Ketika kamu berpisah dengan orang yang selalu kau perjuangkan, tidak perlu menyesal. Dalam hubungan kamu tak perlu terlalu memikirkan apa yang terjadi nanti bagaimana nanti bila kamu melakukan itu ini. Lakukan saja yang terbaik untuk orang yang kamu sayangi, perjuangkan dia. Meskipun akhirnya kamu tau kamu akan dikecewakan, tapi setidaknya kamu harus berjuang. Karena semua itu tidak ada yang instan dan semua itu butuh perjuangan.

Namun ketika pada akhirnya dia memutuskan untuk melepaskan janganlah menyesal terhadap apa yang dulu kamu perjuangkan. Tidak perlu mengeluh mengapa dulu kamu harus melakukan yang terbaik? Mengapa dulu kamu harus bersusah payah membuat tawa yang merekah ? Mengapa dulu kamu selalu menjadikannya sebagai prioritas ? Ketahuilah bahwa kamu adalah yang terbaik ketika melakukan  hal yang terbaik. Kamu tak perlu menyesal pernah berusaha melakukan yang terbaik untuknya, karena pada dasarnya kelak dia juga akan mengingat kamu yang terbaik. Kamulah yang melakukan hal yang terbaik untuknya.

Dan janganlah kamu berhenti melakukan hal yang terbaik, karena itu semua adalah yang membuatmu istimewa dimata oranglain. Walaupun orang mungkin tak membalas dengan yang terbaik tapi oranglain akan mengingatmu bahwa kamu selalu melakukan yang terbaik.

3. Bersyukurlah Kamu Menyadari Bahwa Cintamu Salah Sekarang, Bukan Esok Ketika Kamu Sudah Menikah

Mungkin ketika kamu berpisah dengan orang yang sangat kamu cintai akan membuatmu gundah. Kamu merasa apa yang telah kamu lakukan bertahun-tahun dengannya adalah sia-sia. Mungkin awalnya kamu tak biasa dan tak bisa menerima. Apalagi ketika perpisahan itu muncul karena adanya pihak ketiga yang hadir dalam hubunganmu dengannya. Mungkin kamu sangat menyesal, marah dan membencinya. Itu adalah perasaan wajar untuk kamu rasakan, ketika dia yang kamu cintai dan perjuangkan  bertahun-tahun memilih pergi bersama oranglain. Mungkin memang butuh waktu untuk menyadarinya bahwa kamu tidak perlu menyesali kehilangan orang yang salah.

Pikirkan saja bagaimana apabila nasib malang yang terjadi saat ini tidak terjadi saat ini tapi terjadi ketika kau sudah menikah. Apakah kamu tidak tambah merasa marah dan bersalah ? Pikirkan saja seberapa baik Tuhan menyelamatkanmu dari orang yang salah sebelum terlambat. Bayangkan apabila Tuhan tidak menegur ? Bersyukurlah kamu masih bisa memanfaatkan sisa waktumu untuk berikhtiar mencari orang yang benar dan dihindarkan dari keadaan yang lebih menyakitkan.

4. Cinta yang Salah Membuat Pemikiranmu Semakin Luas

Bertemu dengan orang yang salah awalnya memang terasa menyakitkan dan menyedihkan. Kamu mungkin merasa bersalah tak menghiraukan nasehat dari teman-temanmu atau mungkin kamu merasa bersalah karena telah mengenalnya dulu. Waktu telah berlalu dan itulah yang terjadi dengan kehidupanmu.  Penyeselan yang sekarang kamu rasakan tidak berarti apa-apa untuk dirimu. Tidak akan ada yang berubah dan tidak akan baik untuk dirimu merasakan penyesalan melulu. Kamu tidak perlu menyesal kehilangan orang yang salah, kamu tidak perlu menyesal berpisah dengan orang yang selalu kamu perjuangkan. Perpisahan dengan orang yang salah harusnya menjadikan pikiranmu semakin terbuka tanpa rasa penyesalan yang bersalah.

Selepas bertemu dengan orang yang salah kamu harus menyadari sisi-sisi baik yang timbul dalam kehidupanmu. Kamu setidaknya memiliki pengalaman tentang berbagai macam watak lawan jenis yang sudah kamu ketahui. Sehingga kedepannya kamu akan memiliki pemikiran yang luas tentang orang yang akan kamu singgahi hatinya. Kamu akan bisa lebih menilai berdasarkan pengalamanmu dimasa lampau itu. Artinya bahwa bertemu orang yang salah adalah sebuah pengalaman dalam kehidupanmu yang membuka pemikaranmu untuk lebih berhati-hati dengan orang yang baru. Ketahuilah bahwa pengalaman adalah guru terbaik dalam kehidupan.

Apa yang kamu lakukan yang didasarkan dari pembelajaran pengalaman akan berbeda dengan apa yang kamu lakukan dengan yang orang lain bicarakan. Jadi bersyukurlah kamu pernah merasakan pengalaman menyakitkan yang setidaknya memilikiki sisi lain yang baik dalam kehidupan.

5. Kesempatanmu Merubah Kehidupanmu Setelah Bertemu Cinta yang Salah

Fakta bahwa kamu patah hati karena bertemu cinta yang salah jangan sampai membuatmu kehilangan arah. Pertama kali mungkin kamu akan bingung bagaimana kamu akan melanjutkan hidupmu. Kamu mungkin masih akan terbayang-bayang masa dulu dengannya yang sulit kamu lupakan. Namun jangan jadikan itu sebuah beban dalam kehidupan, fakta bahwa kamu berpisah dengan orang yang salah adalah kesempatan.

Kesempatan untukmu untuk melakukan segala yang tidak bisa kamu lakukan dulu ketika kamu bersamanya. Kamu bisa melakukan perubahan yang besar setelah kamu berpisah dengannya. Mulailah dengan keluar dari zona nyaman, lakukan sesuatu yang baik diluar kebiasaan. Perbaikilah dirimu dan jadikanlah dirimu lebih mengesankan. Selang beberapa waktu kamu akan menyadari hidupmu adalah berarti. Perpisahan dengan orang yang salah adalah kesempatanmu berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi.

So, jangan menyesal bertemu dengan cinta yang salah :)

 

Sumber : www.hipwee.com

By : annaahsanti

Untukmu yang Baru Saja Pergi Setelah Sejenak Singgah, Aku Baik-baik Saja


Untukmu yang Baru Saja Pergi Setelah Sejenak Singgah, Aku Baik-baik Saja

Entah aku saja yang salah paham sendirian atau memang ada maksud lain di balik perilaku dan sikap manismu selama itu. Atau mungkin, memang hanya aku sendiri yang dimabuk asmara, tidak denganmu.

Sedari awal pertemuan denganmu, ada aura berbeda yang tidak biasanya kutemui dan kurasakan saat berkenalan dengan orang-orang baru sebelumnya. Ada sesuatu dari cara berpikirmu, ada sesuatu dari kata demi kata yang keluar dari mulutmu, ada sesuatu dari caramu bertindak, dan ada sesuatu dari caramu memperlakukanku yang entah bagaimana membuatku tertarik untuk menyelamimu lebih dalam.

Rasa-rasanyanya kamu tidak akan melakukan hal-hal cliche semacam itu ke semua orang. Memang, kamu orang yang humble dan juga a little bit touchy (dan lagi-lagi aku mengabaikan fakta ini). Namun, sekali lagi, aku tetap sedikit merasa kamu istimewakan karena sifat dan sikap baikmu-bahkan cenderung manis padaku. Mungkin itu sebabnya kenapa aku menjadi salah sangka dan menyalahartikan niatmu.

Meskipun begitu, kamu selalu saja memburamkan batasan-batasan yang harusnya ada di sana. Kamu selalu menunjukkan sisi pedulimu, kamu juga menunjukkan sisi lembutmu. Namun, kamu tidak pernah melangkah lebih jauh dari sana. Kamu berani mengutarakan kata-kata yang membuat hati dan perasaan seorang perempuan hanyut dan luluh sebegitu cepatnya, tapi kamu tidak pernah terlihat berusaha untuk menanggung akibat dari semua hal manis yang pernah kamu utarakan. Kamu membuatku salah paham sendiri dan tidak pernah menjelaskan semuanya. Meskipun setelah itu aku menyadari bahwa ada banyak red flag di dirimu, aku masih saja membiarkan diriku terombang-ambing dan berlarut-larut dalam angan semuku, bahkan aku merasa sudah tenggelam jauh di dalam alam bawah sadarku.

Aku memang tidak yakin akan perasaanku ini. Aku tidak pernah mengalaminya sebelum bertemu denganmu. Aku tidak bisa membedakan yang mana kenyataan dan mana yang hanya sebatas angan jika itu menyangkut dirimu. Akan tetapi anehnya, aku tidak pernah merasakan butterflies in my stomach ketika bertemu denganmu. Aku juga tidak merasa jantungku berdebar berlebihan bahkan ketika hanya berdua saja denganmu. Sungguh, perasaan ini membingungkanku. 

Kubiarkan semua percakapan, angan-angan, dan hal-hal semu terjadi diantara kita selama itu. Selama itu sampai-sampai aku berpikir bahwa mungkin sudah saatnya aku mengatakan apa yang kurasakan sejujurnya. Belum sampai sempat kuutarakan isi hatiku, tiba-tiba saja aku dihadapkan pada satu titik dimana ternyata memang dirimu bukanlah sosok yang kunantikan kehadirannya dalam hidupku.

Mereka bilang yang patah tumbuh, yang hilang berganti. Namun nyatanya, bayang sosokmu masih saja enggan beranjak pergi dari anganku.

Pada akhirnya memang benar, semua penantian akan berakhir. Aku yang menunggumu sekian lama disini, akhirnya menyerah pada kenyataan bahwa kamu bukanlah orangnya.

Jadi, mungkin benar aku saja yang terlalu terburu-buru menyimpulkan perasaan sepihakku terhadapmu. Padahal belum juga lama semenjak kita berbincang satu sama lain.

If we were meant to be, we would have been by now. Watch – Billie Eilis

Nyatanya, kita tidak. Tidak akan pernah ada kata kita diantara aku dan kamu. Tidak akan pernah ada yang akan mengambil langkah lebih jauh dari apa yang kita lalui sekarang. Aku terlalu takut dan cemas bahwa hanya aku sendiri yang salah paham dan aku tidak pernah bisa menebak arah langkahmu. Kamu adalah orang pertama yang tidak akan pernah bisa aku antisipasi. Itulah kenapa, segalanya di antara kita tidak akan pernah bisa berjalan beriringan. 

—————————————————-lalu kemudian

Kubiarkan segalanya tentangmu berlalu dari hidupku. Walaupun tidak bisa kusangkal, ini semua berat, tidak semudah mengatakannya. Karena setiap kali teringat akan dirimu, masih saja ada sedikit harapan yang muncul dari lubuk hatiku tanpa tahu malu. 

Tak bisa kupungkiri, pernahnya hadirmu dalam hari-hariku sempat membawa kebahagiaan yang mulai memudar kembali pada hidupku. Aku hanya ingin menyampaikan bahwa tidak pernah sedetikpun aku menyesali setiap waktuku yang berlalu dan kuhabiskan untukmu dan ketika bersamamu.

Kamu adalah satu dari sekian banyak hal yang terjadi dihidupku. Kamu adalah satu dari sekian banyak cerita yang hadir dan ditakdirkan untuk menjadi bagian dari hidupku. Maka dari itu, terima kasih karena kamu telah membawa banyak hal-hal indah dan baik untuk bisa kukenang.


Terima kasih sudah pernah menjadikanku bagian dari hidupmu.

Terima kasih sudah memperlakukanku dengan baik.

Terima kasih, aku baik-baik saja, jadi aku mohon teruslah berjalan menjauh dan jangan pernah kembali menoleh ke belakang :)

 

Im letting you go, dont ever try to come back or Ill be fall apart.

 

 Sumber : www.hipwee.com

By : ohlenlena