This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 09 September 2018

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!


Idntimes.com - Percaya atau tidak, perubahan merupakan salah satu aturan dalam kehidupan ini. Setiap individu pasti akan merasakan perubahan. Terkadang memang, selalu ada saja halangan-halangan yang menutupi untuk melakukan perubahan tersebut. Berikut IDN Times rangkum sembilan cara menuju perubahan tanpa harus memikirkan halangan-halangan yang menahanmu.

1. Tidak usah peduli dengan apa yang orang akan pikirkan

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!

Semenit kamu membiarkan opini seseorang untuk mempengaruhi jalan hidupmu, semenit pula kamu akan menyerah dengan kemampuan untuk menjadi dirimu sendiri. Menjadi dirimu sendiri merupakan satu hal di dunia ini yang bisa kamu kendalikan. Jadilah dirimu sendiri, lakukan apa yang kamu inginkan dan hadapilah semua ketakutan dari apa yang akan terjadi padamu kedepannya.

2. Mengerti bahwa pasti akan ada seseorang yang lebih baik dari dirimu

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!

Tepat pada saat kamu mengerti bahwa pasti akan ada seseorang yang lebih baik dari dirimu, di saat itulah kamu bisa menjadi versi terbaik dari dirimu sendiri. Kamu tidak harus menjadi lebih baik dari orang lain. Kamu hanya cukup menjadi yang terbaik untuk dirimu sendiri.

3. Ketahuilah bahwa usaha terbaikmu akan membuahkan hasil

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!
Mungkin kamu tidak selalu akan jadi yang terbaik, tapi kamu bisa menjadi yang terbaik untuk dirimu sendiri. Hal ini akan terasa indah jika kamu melakukan usaha yang terbaik dan cukup membuahkan hasil yang maksimal. Namun perlu ketahui juga bahwa tidak semua usaha yang kamu keluarkan akan menghasilkan harapan seperti apa yang kamu inginkan. Namun dengan mengetahui bahwa kamu tidak selalu mengharapkan hasil yang maksimal, kamu akan merasakan hasil yang lebih dari cukup.

4. Berhenti menganggap bahwa kesuksesanmu adalah sebuah keberuntungan

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!

Kesuksesanmu sebenarnya tidak tergantung dengan keberuntungan yang kamu alami. Kesuksesan yang kamu dapatkan adalah hasil dari jerih payah kerja dan pembulatan tekat yang kamu buat setiap harinya. Kamu meraih apa yang benar-benar kamu alami setiap hari, so be proud of it!
Baca juga: 3 Pebisnis Ini Berhasil Bangkit dari Kegagalan, Kisahnya Inspiratif

5. Izinkan dirimu untuk gagal

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!
Kita sering berpikir bahwa kesuksesan dan kegagalan adalah hal yang bertolak belakang, tapi nyatanya bahwa kegagalan merupakan komposisi menuju kesuksesan. Layaknya sebuah resep makanan. Putarlah satu sendok makan ketidakpastianmu dalam sebuah kegagalan yang kamu alami. Voila, kamu akan merasakan keberhasilan yang sebenarnya. Mengalami kegagalan merupakan suatu hal yang biasa selama kegagalan itu selalu mengkonsumsi pikiranmu.

6. Sadari bahwa pikiran positif akan membuahkan hasil jika kamu percaya

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!

Kamu boleh melihat di kaca dan mengatakan bahwa kamu mencintai dirimu sendiri 100 kali dalam sehari, tapi kalau kamu sama sekali tidak percaya dengan hal tersebut, pikiran positif itu tidak akan terasa dalam dirimu. Jangan cuma mengulang-ngulang pikiran positifnya, percayalah bahwa hal tersebut akan membuahkan hasil.

7. Biarkan hidup berjalan dengan sendirinya, bukan semestinya

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!

Hidup tidak akan selalu mengikuti apa yang kita rencanakan atau seperti apa yang orang lain alami. Tidak ada salahnya jika kamu tidak bertunangan pada umur 25, atau menikah sebelum umur 30. Tidak semua hidup berjalan lurus seperti yang kita lihat, tapi ketika kamu membiarkan dirimu menikmati jalan hidup walaupun terasa zig-zag daripada bergaris lurus, kamu akan merasakan bahwa hal tersebut akan memudahkanmu menjalani hidupmu sendiri.

8. Jagalah tubuhmu sebaik mungkin

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!

Apapun yang kamu tuangkan kedalam dirimu akan berpengaruh dengan wujud perasaanmu, secara emosional maupun fisik. Jangan menjaga dirimu hanya dalam bentuk nutrisi yang kamu konsumsi tapi juga jaga dirimu dari pikiran negatif yang bersifat merusak. Terapkan pikiran positif setiap hari sehingga akan memberikan efek yang positif.

9. Luangkan waktumu dengan orang yang memberikan kebahagian sepadan dengan kesenangan yang kamu berikan

Setahun Lagi, Kamu akan Bersyukur Karena Sudah Membaca 9 Nasihat Ini!

Jangan memberikan energi positif kepada seseorang yang sama sekali tidak menghargaimu. Jika berbicara soal hubungan, baik kekerabatan atau keromantisan, usaha haruslah seimbang. Kamu tidak perlu menghabiskan seluruh waktumu untuk mencoba seseorang agar menjadi bahagia jika mereka tidak membawa kebahagiaan yang sepadan pada dirimu. Beradalah disekeliling orang-orang yang menginginkanmu dalam kondisi apapun daripada mereka yang hanya menerima sesuatu yang kamu berikan.

Tentunya cara-cara di atas membutuhkan niat dalam diri sendiri, tanpa usaha yang keras maka seseorang tidak akan mampu mengatasi segala hambatan yang menghadang dalam mencapai perubahan dalam hidup.



By : Akbar Pangestu

Buatmu yang Cantiknya Biasa Aja, Jodohmu Bisa Jadi Cowok Mapan Kalau Hal-hal Ini Kamu Perjuangkan

Featured Image

Hipwee.com - Ini mungkin jadi mimpi yang terbilang lumrah bagi sebagian besar cewek. Bisa menikah dengan pria mapan, masa depan cerah pun sudah dalam genggaman. Sayangnya, untuk bisa hidup nyaman bersama pasangan yang mapan dibutuhkan perjuangan yang berdarah-darah. Dalam artian, nggak bisa dengan mudah kamu dapatkan tanpa perjuangan.
Karenanya kamu harus mempersiapkan hal-hal ini dulu sebelumnya. Sebab hidup tak seindah dongeng atau drama Korea, yang jodoh bisa datang tiba-tiba tanpa usaha.

1. Pencapaian akademis yang membanggakan akan lebih berharga dibanding cantiknya wajah

Pencapaian akademis layak kamu perjuangkan
 
Memang ungkapan “Dari mata turun ke hati itu benar adanya,”. Tapi nyatanya masih banyak pula cowok yang mengutamakan kecerdasan sebagai tolak ukur saat mencari pendamping hidup. Sebab ibu yang cerdas berpotensi melahirkan anak-anak yang berotak cemerlang pula.
Kamu boleh saja merasa cantikmu itu biasa saja. Tapi bukan berarti pencapaian akademismu boleh biasa-biasa saja.

2. Kamu harus berada di lingkungan yang sama dengan mereka, setidaknya kamu pernah menimba ilmu bersama dengannya

Kate dan William, sesaat setelah kelulusan mereka.

Banyak wanita yang berharap berjodoh dengan pria mapan, namun menjadi mustahil lantaran tak pernah berkesempatan untuk berada di lingkungan yang sama. Mengapa lingkungan begitu penting? Sebab di situlah segala kemungkinan tercipta. Kamu mungkin nggak bisa berada di lingkungan tempat tinggal yang sama dengan dia, tapi setidaknya kamu punya kesempatan untuk satu kampus atau pernah menimba ilmu di kampus yang sama dengannya. Dengan begitu kamu punya kesempatan untuk berteman dengannya.

3. Dalami hobimu saat ini. Cewek akan semakin menarik kalau ada sesuatu yang  ia tekuni

 
Cewek akan semakin terlihat stunning saat mereka menyeriusi hobi tertentu. Kamu mungkin nggak berparas ayu, tapi cowok mana pun bakal tersentuh hatinya kalau kamu jago main gitar atau punya hobi fotografi yang bisa menghasilkan uang.
Kemampuanmu pada hal tertentu malah yang kadang bisa bikin cowok jatuh cinta. Penampilanmu yang biasa saja, akan tertutup dengan kharisma yang kamu pancarkan lewat kemampuanmu yang tak semua cewek miliki. Setidaknya ada nilai plus yang telah berhasil kamu tunjukkan. Toh penampilan fisik tak bisa selamanya bertahan ‘kan?

4. Menjaga manner wajib hukumnya, tapi tetaplah menjadi dirimu apa adanya yang menyenangkan

Tetap menjadi pribadi yang menyenangkan

Menjaga perilaku di depan orang lain memang wajib hukumnya. Hal ini semata-mata dilakukan agar kamu bisa mendapatkan citra baik di depan umum. Tak selalu berarti negatif, kadang pencitraan memang butuh kamu lakukan.
Namun bukan berarti kamu harus menyembunyikan jati dirimu yang sebenarnya. Apa adanya kamu harus tetap kamu pertahankan. Kamu tak perlu menjadi orang lain untuk menarik perhatian pria yang kini sedang menggetarkan hatimu. Tetap tunjukkan sosok dirimu yang periang. Toh kalaupun dia nantinya jatuh cinta, dia sudah melihat dirimu yang sebenarnya.

5. Cantikmu memang biasa saja, tapi kamu tahu bagaimana caranya mengusahakan cita-cita

Kamu tahu caranya mengusahakan cita-cita

Alih-alih manja dan menunggu pangeran tampan menjemputmu, kamu memilih menjadi gadis mandiri dan tangguh. Kamu tak lagi memikirkan bagaimana berpenampilan menarik di depan banyak orang. Kamu tahu kekurangan yang kamu miliki bukan ada untuk disesali. Sebaliknya kamu justru menampilkan sisi lain dari dirimu yang bisa kamu jadikan kelebihan.

Kamu adalah gadis yang tahu bagaimana caranya berjuang. Mengupayakan cita-cita yang telah sejak lama kamu impikan. Bukan tidak mungkin, ketangguhan yang kamu tunjukkan inilah yang nanti membuat cowok jatuh cinta. Kelak saat menjadi istri, cewek tak hanya dituntut untuk bisa bersikap manis saja, namun juga harus memiliki sikap tangguh yang luar biasa.

Jodoh memang sudah digariskan. Namun tak berarti kamu hanya bisa berdiam diri. Terkadang memang harus ada hal-hal yang kamu perjuangkan mati-matian.



By : Neneng Pratiwi

7 Mitos yang Dipercaya Bikin Enteng Jodoh, Layak Coba Nih Buat Kamu yang Belum Punya Calon

Featured Image

Hipwee.com - Usia sih sudah cukup dewasa, sayangnya yang ditunggu-tunggu sejak dulu masih belum datang juga. Jodoh kok lama banget munculnya, padahal kamu sudah nggak sabar menanti dilamar. Alhasil, kamu jadi suka galau nggak jelas, mikirin jawaban apa yang musti dilontarkan saat ditanya keluarga soal calon pasangan.
Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan kebosanan ketika bernasib lajang. Misalnya, melakukan berbagai hal bermanfaat untuk meningkatkan ketrampilan, meluangkan waktu buat orang-orang tersayang (yang nggak melulu pacar), atau menghibur diri dengan mengikuti apa kata mitos tentang enteng jodoh.
Meski zaman sudah modern, keberadaan mitos-mitos ini sangat dekat di masyarakat, lho. Hingga kini masih banyak orang yang memercayainya.
Hipwee Wedding nggak bermaksud menyuruh kamu percaya dan segera lakukan kok, hanya sekadar info saja. Tapi kalau kamu mau coba terapkan, sah-sah saja, lho! Ehehe~

1. Ada hal tersembunyi di balik ritual siraman calon pengantin. Air sisa siramannya ‘berkhasiat’ kalau kamu mandi menggunakannya

air siraman calon pengantin

Salah satu alasan kenapa ritual adat menjelang pernikahan masih banyak dilakukan di era modern seperti sekarang yaitu karena mitosnya yang masih dipercaya. Biasanya sehari sebelum acara, kedua calon pengantin bakal disiram menggunakan air yang berisi bunga setaman. Nah, mitos enteng jodoh terdapat di air siraman – yakni kalau kamu mandi pakai air sisa siraman calon pengantin itu, katanya sih kamu bakal segera bertemu jodoh. Maka dari itu, nggak heran banyak yang rebutan setelah proses siraman usai untuk mengambil air sisanya.

2. Khusus para cowok, kalau kamu bisa mencuri bunga melati yang ada di sanggul pengantin wanita, katanya jodoh bakal cepat datang

hayo, berani curi bunganya nggak?
 
Kamu cowok dan masih jomblo? Biar jodoh cepat datang, disarankan curi bunga melati yang ada di sanggul pengantin wanita. Karena namanya mencuri, tentu saat melakukan aksi kamu sama sekali nggak boleh ketahuan. Kalau kamu ketahuan berarti mitos yang diharapkan terjadi nggak bakal kesampaian. Hmm, sepertinya agak sulit ya? Hehe hehehe hehehehe.

3. Bukan cuma di sanggul, tapi bunga melati yang ada di keris pengantin pria juga ada mitosnya khusus buat para cewek

curi saat lagi foto bareng bisa, lho

Jika cara mengambil bunga melati di sanggul pengantin wanita dilakukan oleh cowok, buat yang satu ini diperuntukkan bagi kamu berjenis kelamin cewek. Caranya, kamu bisa mencuri bunga melati yang ada di keris pengantin pria, lho. Mitos ini dianggap lebih mudah dibanding sanggul. Tapi tetap saja harus berhati-hati, ‘kan?

4. Lawan jenis yang duduk bersama kamu di kursi pohon cinta Kebun Raya Bogor, dianggap punya khasiat langgeng sampai pernikahan nanti

ini dia pohonnya

Tanpa perlu bersusah payah mencuri bunga melati atau harus mandi pakai air siraman calon pengantin, ternyata ada mitos sederhana yang suka disepelekan, lho. Pada mitos satu ini, kamu cuma harus menemukan pohon cinta atau pohon jodoh di Kebun Raya Bogor, lalu sebisa mungkin kenalan atau duduk juga bisa dengan lawan jenis di sini. Katanya sih kamu bakal berjodoh dengan orang itu.
Mitos ini berawal dari 2 pohon yang terlihat kembar, padahal sama sekali berbeda jenisnya. Tingginya belasan meter dan telah berumur sekitar 140 tahun. Nah, di antara kedua pohon ini terdapat kursi panjang yang sering digunakan sebagai tempat duduk-duduk pengunjung. Kedua pohon ini dianggap sangat serasi sehingga dinilai sebagai lambang cinta di Bogor. Katanya sih dulu ada pasangan yang bertemu di sana dan perkenalannya berlanjut ke pelaminan.

5. Percaya atau nggak, kalau mendapat lemparan bucket bunga pengantin di resepsi pernikahan berarti kamu akan menyusul

bucket flower

Kalau dari tadi mitos yang Hipwee sebutkan mayoritas berasal dari lokal, kali ini ada dari negara barat. Para pengantin akan melakukan sesi pelemparan bucket bunga di acara resepsi. Menjelang pelemparannya, para tamu undangan baik cewek maupun cowok telah menunggu di tengah-tengah venue. Siapa yang mendapatkan bucket bunga yang dilempar inilah yang dipercaya akan segera menyusul menikah.

6. Sumur jodoh di Pulau Karampuang, Sulawesi Barat bisa bikin kamu selangkah lebih dekat dengan jodoh. Caranya, kamu harus minum dan mandi di sumur tersebut

sumurnya berada di pulau ini

Sepertinya air memang jadi ‘bahan utama’ mitos-mitos yang berlaku. Yup! Terbukti bukan cuma air sisa siraman calon pengantin saja, tapi juga yang berada di dalam sumur ini juga dipercaya mempermudah kedatangan jodoh. Selain bisa untuk mandi, air sumur juga bisa diminum dan memiliki ‘khasiat’ yang sama.

7. Mata air di Gunung Putri, Bandung yang diminum atau dibasuhkan ke wajah dipercaya bikin kamu enteng jodoh. Mau coba ke sana?

enteng jodoh

Mau diminum atau dibasuhkan ke wajah, asalkan pakai mata air di Gunung Putri, Cililin, Kabupaten Bandung Barat ini dipercaya bikin kamu enteng jodoh. Apalagi sambil memandang panorama alam yang tak ternilai harganya, kamu bakalan betah berlama-lama di sana. Selain konon bisa mendekatkan jodoh, hati dan pikiranmu juga bakal jadi fresh dibuatnya.
Nah, mumpung masih lajang, kamu punya banyak waktu untuk lebih kreatif mengisi waktu luang tanpa harus banyak galau-galauan. Bukannya sudah putus asa, tapi nggak ada salahnya kan mencoba mengikuti tuntunan mitos-mitos yang ada di sekitar kita? Siapa tahu, jodohmu benar-benar didekatkan. Selamat mencoba, ya!



By : Dwita Apriliani

Kenapa Kamu yang Pemalu adalah Calon Orang Sukses? Menurut Penelitian, Ini 6 Alasannya!

Featured Image

Hipwee.com - Masih ingat betapa tak nyaman rasanya saat harus menyampaikan presentasi di depan kelas? Ketika melakukan wawancara kerja, atau saat datang ke pesta ulang tahun teman dan harus bertemu banyak orang yang belum kamu kenal?
Ya, momen-momen sederhana itu bisa jadi masalah besar bagi kamu yang punya sifat pemalu. Meski memiliki sifat pemalu sebenarnya sangat wajar, banyak yang percaya bahwa ada berbagai akibat negatif yang bisa ditimbulkannya.
Advertisement
“Sikap pemalu itu bisa menjauhkanmu dari hal-hal baik dalam hidupmu,” – C. Barr Taylor, Profesor Psikologi di Stanford University.
Namun, Taylor pun ternyata mengungkap fakta lain: sikap pemalu tak selamanya berakibat negatif atau merugikan. Bahkan sikap pemalu ini bisa membantu seseorang meraih kesuksesan. Berikut ini adalah hal-hal yang membuktikan bahwa kamu yang punya sifat pemalu justru bisa jadi orang sukses!

1. Orang yang pemalu akan banyak berpikir sebelum memutuskan sesuatu. Bertindak serampangan tidak ada di kamus mereka

mereka pemikir-pemikir ulung

Orang-orang dengan sifat pemalu cenderung banyak berpikir. Mereka biasanya sering berdiam diri dan melakukan renungan. Menurut Taylor, kebiasaan ini tak berarti buruk. Hanya karena mereka terbiasa berpikir, belum tentu mereka minim bertindak. Tapi, kebiasaan ini bisa jadi baik apabila mereka dihadapkan pada suatu kasus atau permasalahan.

Biasanya saat beban pekerjaan menumpuk, seseorang akan memaksa diri berpikir cepat dan segera bertindak agar kerjaanmu cepat selesai. Namun, mereka yang pemalu tak akan jadi panik seperti itu. Pasalnya, setiap tindakan atau keputusan yang diambil haruslah melewati proses pemikiran yang matang. Merekalah akan baik-baik menimbang-nimbang dan berpikir keras sebelum akhirnya membuat keputusan.

Taylor pun menjelaskan perbedaan antara mereka yang memang pemikir dan yang sekadar berpikir berlebihan alias overthinking. Orang-orang dengan karakter pemalu dan pemikir justru cenderung tenang saat akan melakukan sesuatu karena biasanya dia sudah benar-benar berpikir sebelumnya. Sementara, seseorang yang overthinking juga akan berpikir, namun tanpa tindakan nyata untuk mewujudkan apa yang ada dalam pikirannya.

Bayangkan: jika kamu tengah menjalankan bisnis sendiri, bukankah setiap terobosan yang hendak dilakukan sudah seharusnya dipikirkan dengan matang? Bukankah kebiasaan berpikir dan bertindak secara nyata adalah cara yang ampuh untuk mengembangkan perusahaan?

2. Para pemalu itu biasanya peka. Mereka akan lebih perhatian dan menghargai apa yang terjadi di sekitarnya


Orang-orang dengan karakter pemalu umumnya minim bicara. Mereka lebih sering memilih diam ketika teman-temannya tertawa. Namun, sikap ini tak lantas membuktikan bahwa kamu yang pemalu punya kedudukan yang lemah dalam sebuah lingkungan sosial. Diam bukan berarti tak tahu apa-apa atau tak peduli. Memilih diam justru membuatnya lebih peka, perasa, dan pintar menganalisis keadaan di sekitarnya.

Menurut penelitian di Southern Illinois University, orang-orang pemalu yang umumnya minim bicara punya kemampuan lebih baik untuk menganalisis ekspresi wajah orang-orang di sekitarnya. Kemampuan inilah yang akan sangat bermanfaat ketika kamu yang punya karakter pemalu menduduki posisi sebagai pemimpin. Biasanya, kamu akan bisa bersikap tenang dan tetap peka mengawasi kinerja para bawahan.
Adakah bawahan yang rajin bekerja tapi tak puas dengan kinerjanya sendiri? Ataukah ada staff-nya yang tak bisa maksimal saat di kantor karena sulit mengatur sistem kerjanya sendiri? Ada kalanya sifap pemalu memang tak bisa dipandang negatif, buktinya atasan yang peka dan baik-baik mengenal bawahnya adalah mereka pemalu ‘kan?
“Mereka yang punya karakter pemalu hanya perlu fokus memanfaatkan kelebihannya, bukan malah mengutuki kekurangannya,” – Laura Graves O’Haver, peneliti di LiveScience.

3. Kamu yang pemalu adalah teman bercerita yang menyenangkan. Kamu lebih banyak mendengar, bukannya malah sibuk berkomentar

mereka pendengar yang baik

Orang yang pemalu mungkin jarang memulai percakapan. Namun, tak banyak yang tahu bahwa orang-orang pemalu justru bisa jadi teman bicara yang baik dan menyenangkan. Dia tak akan memotong pembicaraan atau selalu ingin berkomentar. Biasanya, dia justru lebih memilih diam agar bisa berkonsentrasi mendengar dan menyimak apa yang disampaikan lawan bicaranya.
Sebuah penelitian di Harvard menjelaskan bahwa anak-anak yang pemalu cenderung punya rasa empati yang besar. Mereka biasanya sangat sensitif, punya rasa empati yang besar, dan bisa jadi pendengar yang baik. Dalam penelitian tersebut dibuktikan bahwa anak-anak pemalu justru punya lebih banyak teman yang bisa bersikap loyal.

Nah, sebagai atasan atau sekadar karyawan biasa, bukankah sikap loyal dari bawahan dan rekan-rekan kerja adalah yang kamu butuhkan? Adanya sikap loyal dan hubungan yang baik akan menciptakan sebuah tim kerja yang solid. Ketika sebuah tim sudah bisa solid, maka sesulit apapun tantangan pekerjaan yang datang pasti bisa dituntaskan.

4. Dia yang pemalu memelihara sifat perasa. Pendapat orang lain tentang dirinya akan dicerap dan diserap demi perbaikan diri

pandangan orang lain atas dirinya akan dipikirkannya

Salah satu alasan mengapa orang-orang pemalu tak nyaman dalam sebuah lingkungan sosial adalah kepedulian mereka pada pandangan orang lain atas dirinya. Ada perasaan takut atau bahkan tak percaya diri saat harus bertemu dan bergaul dengan banyak orang.
“Kenali dirimu sendiri dan pikirkan anggapan orang tentang dirimu, maka lambat laun kamu akan berusaha memperbaiki diri dan jadi pribadi yang lebih baik.”
Saat merasa insecure dan anggapan orang tentang dirimu terus menghantui, kamu justru bisa menjadikannya sebagai motivasi. Misalnya, lantaran tak mau dianggap pemalas, kamu memilih datang ke kantor lebih awal. Tak mau dinilai tak kompeten, maka kamu akan banyak belajar dan bertanya perihal tugas-tugasmu kepada rekan kerja yang lebih berpengalaman. Lantaran sikapmu yang terlalu peduli pada anggapan orang, kamu justru lebih sering introspkesi diri. Melihat ke dalam diri sendiri sebelum menilai atau menghakimi cara-cara orang lain memperlakukanmu.

5. Terlihat gemetar, menggigit kuku, atau menggoyangkan tangan dan kaki tak selalu berarti sedang gelisah. Mereka bisa jadi justru sedang berpikir keras

saat gelisah, mereka sebenarnya sedang berpikir

Kamu yang pemalu mungkin sering terlihat gemetar, tanganmu mendadak dingin, hingga kaki dan tanganmu pun tak henti-henti digerak-gerakkan.Tapi, apakah perilaku ini menunjukkan bahwa kamu sedang gelisah atau tak nyaman? Belum tentu. Menurut teori neurologi, kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan orang-orang pemalu ini bisa jadi berkaitan dengan proses berpikir mereka.

Karen Pine, ahli psikologi dan peneliti gestur manusia dari University of Hertfordshire, menjelaskan bahwa kebiasaan menggerakkan tangan atau kaki berkaitan dengan proses kognitif. Saat seseorang sedang serius berpikir berarti mereka mengalami proses kognitif yang berlebihan. Maka, sebagian energi tersebut akan disalurkan melalui gerakan. Meski bukan hasil penelitian yang final, tapi gerakan-gerakan ini jelas berkaitan dengan cara-cara orang pemalu menjembatani antara pikiran dan ekspresi mereka.

6. Mungkin mereka tak begitu banyak melakukan interaksi. Namun, ada makna berharga di setiap hubungan yang mereka jalani

orang-orang pemalu cenderung diremehkan

Sikap pemalu seringkali dikait-kaitkan dengan kepribadian introvert. Padahal, keduanya tidak sama. Pemalu itu sifat bawaan, sementara kepribadian introvert bisa jadi dipengaruhi banyak hal seiring masa pertumbuhan seseorang.
Susan Cain yang tulisannya diterbitkan di New York Times menegaskan bahwa orang-orang pemalu adalah korban. Ketika budaya melabeli sikap pemalu sebagai kekurangan dan bahkan penyakit, semakin banyak yang percaya bahwa orang-orang dengan karakter pemalu patut diremehkan.
“Orang-orang pemalu atau mereka yang introvert mungkin sangat sensitif sehingga kita harus lebih berhati-hati menghadapi mereka. Tapi, bukan berarti mereka tidak normal. Sifat pemalu yang umumnya dianggap sebagai kekurangan justru bisa jadi kelebihan yang membuat mereka berharga.”
Sayangnya, penelitian yang dilakukan Susan Cain justru memperlihatkan bagaimana lingkungan sosial tak mendukung karakter mereka yang pemalu. Mereka tetap diposisikan lebih rendah daripada orang-orang dengan kepribadian ekstrovert.

Sebuah sekolah di Amerika misalnya, anak-anak akan dinilai dari seberapa aktif mereka saat bekerja dalam kelompok atau saat mengikuti pelajaran di kelas. Cara ini pun dianggap tak mempertimbangkan anak-anak pemalu yang memang minim kemampuan berinteraksi. Padahal, dibalik sifat pemalu dan pilihan untuk tak banyak bicara, kamu yang pemalu justru punya banyak kelebihan yang bisa dibanggakan. Selain itu, “kehati-hatian” mereka yang pemalu dalam berinteraksi juga punya arti lain: ketika mereka memutuskan untuk menjalankan sebuah hubungan, hubungan itu pastilah spesial.

Apakah kamu termasuk orang-orang dengan karakter pemalu? Jika iya, tak perlu berkecil hati. Karakter pemalu yang disikapi dengan positif justru bisa mengantarkanmu menuju kesuksesan! 🙂



By : Nabila Inaya

Jodoh Itu Effortless. Seharusnya

Featured Image

Hipwee.com - Jodoh jelas sesuatu yang renyah sekali dibicarakan di umur kita sekarang ini. Pertanyaan, “Kapan nyusul?”, “Tunggu apalagi sih….” dan “Kok sendirian aja?” sering sekali datang. Sampai bosan menjelaskan dan menjawab dengan berbagai alternatifnya.
Ada yang bilang jodoh itu tidak perlu dicari. Toh selama kamu memantaskan diri dia akan datang sendiri. Ada pula yang berpendapat jika tidak diusahakan, ya jodoh tidak akan ditemukan.  Ditengah semua pendapat, usaha — jadi benang merah yang menyatukan semua suara tentang jodoh dan pasangan masa depan.

Di tangan orang yang sudah punya calon pasangan mengusahakan jodoh berarti belajar menjaga hatinya. Tidak membuatnya badmood, berusaha membuatnya tertawa dengan cara-cara yang silly. Belajar jadi orang yang dipercaya agar kamu bisa meninggalkan perasaan tenang di hatinya.
Definisi mengusahakan jodoh untukmu yang masih sendiri juga sangat beragam maknanya. Kamu belajar berdandan sedikit-sedikit supaya lebih enak dipandang mata. Berusaha jadi orang yang lebih menyenangkan agar lebih enak diajak melakukan banyak hal bersama. Kamu memperbaiki diri supaya dia segera tiba.
Seorang kawan pernah bilang, dengan nada sedikit bercanda:
Advertisement
“Kalau kamu harus mengusahakan dia mati-matian ya bukan jodoh namanya. Jodoh itu harusnya effortless.
Bagaimana definisi usaha dalam upaya mendatangkan pasangan yang paling klik di dada? Apakah memang jodoh itu effortless seharusnya?

Jodoh itu selalu sederhana. Saat dilihat kembali perjalanannya reaksi kita akan lebih sering: “Kok bisa ya?”

Kok bisa ya?

Berbeda dengan banyak plot di novel-novel fiksi, cerita soal jodoh malah lebih sering sederhana dan sangat anti klimaks. Kamu membayangkan akan bertemu di saat kalian berdua sudah sama-sama siap. Sudah bekerja, sudah mapan dan merasa tinggal berjalan.
Tapi hidup malah berkata berbeda. Kalian bertemu dan merasa siap saat malah belum punya apa-apa. Dia masih berjuang mencari penghasilan yang mapan. Kamu pun masih suka bergonta-ganti keinginan. Hari ini bilang ingin mencoba jadi penulis, besok berubah ingin lanjut kuliah MBA agar bisa jadi manager. 
Jika perjalanan menemukan jodoh ditilik lebih dalam lagi biasanya reaksi, “Kok bisa ya?” akan sering sekali muncul. Kamu bertanya kenapa bisa jatuh cinta padanya. Kamu terkagum-kagum pada keisengan semesta sampai kalian bisa bertemu lalu menjalani semuanya. Semua tidak terencana. Tapi terjadi saja.

Harus cinta? Ah ternyata tidak juga….

Ternyata tidak juga...

Kalau aku cinta banget sama dia kayaknya aku nggak nikah deh sama dia.”
Pendapat macam ini datang lebih dari sekali. Mulai dari pasangan yang sudah menikah lama, Ibu-ibu yang sudah punya anak dua, sampai dari dia yang baru mempersiapkan pernikahannya. Selama ini kita percaya jika kuatnya perasaanlah yang membuat kita memutuskan berjalan bersama seseorang. Pokoknya kalau sayang — pasti tenang.
Tapi logika orang dewasa kadang suka bercanda. Ternyata yang dibutuhkan bukan cuma cinta. Toh cinta pasti datang dengan sendirinya. Saat kalian sudah tinggal bersama, memperdebatkan akan belanja brokoli atau bahan sup saja untuk makan malam berdua, waktu muka setengah mengantuknya jadi hal pertama yang kamu lihat tiap membuka mata.
Cinta bisa diusahakan. Bahkan cinta pasti datang saat sudah tidak diberi kesempatan untuk menjatuhkan pilihan.
Kemampuan bekerjasama dan saling memahami justru jadi dua hal yang paling tidak bisa diakali. Dia yang visinya tidak sama, dia yang cara penyelesaian masalahnya terlalu berbeda tidak akan terasa klik di samping kita. Tak peduli seberapa pun dalamnya rasa.

Kalau dia harus diusahakan mati-matian, yakin dia memang yang tergariskan?

Kok bisa ya?

Kamu, saya, kita boleh saja bangga ketika berhasil mempertahankan sesuatu yang sudah diidamkan sekian lama. Rasanya jadi champion yang sebenarnya waktu hal yang diinginkan benar-benar bisa dimiliki.
Dalam hal perasaan ini berarti membersamai dia yang paling bisa membuat kita jatuh hati. Apapun jalannya. Selama bisa bersama kita kadang lupa seberapa parah dia membuat kita galau dan gloomy hampir setiap malam. Kita lupa kalau bersamanya kita lebih banyak menangis dibanding tertawa. Kita lupa kalau seharusnya cinta adalah tangan yang memeluk kapanpun dia bisa. Bukan kesempatan memeluk diri sendiri lebih lama.
Kalau aku masih dikasih kekuatan buat sabar, berarti memang dia orangnya.”
Pembenaran macam ini sering muncul demi menenangkan hati. Selama masih bisa bertahan berarti dia memang orang yang tertakdirkan. Tapi bukankah jodoh harusnya datang dengan smooth saja? Kalau harus diusahakan sampai berdarah-darah harusnya kita menghela nafas lalu bilang sudah.

Jodoh itu effortless semestinya. Dia datang saat kita tidak mengharapkannya. Semua terasa…biasa

Semua terasa biasa

Banyak orang mengaku menemukan dia yang mendampingi sampai tua di momen hatinya paling mati rasa. Biasanya setelah putus lama. Sudah tidak lagi percaya cinta.
Bertemu dengan random di sebuah seminar, teman SD yang tiba-tiba menghubungi lagi dan sekarang jadi suami, tiba-tiba memimpikan muka seorang gadis mantan teman SMP yang langsung dilamar jadi istri.
Definisi jodoh semestinya sesederhana itu. Kalau dia sampai membuatmu terlalu jatuh cinta, merasa tidak akan bisa move on, selalu memenuhi isi kepala — malah mungkin bukan dia orangnya.



By : Nendra Rengganis 

7 Tahapan Dari Cowok yang Cuma Mau Pacaran Ke Cowok yang Mulai Menunjukkan Keseriusan

Featured Image

Hipwee.com - Keseriusan jelas tidak bisa langsung terlihat dari pertama kali kalian bertemu. Saat ada cowok yang mendekatimu, semanis apapun dia, kamu tidak bisa langsung berkata: “Ah memang dia orangnya…” Perlu waktu dan usaha untuk menunjukkan niat yang sebenarnya.
Tapi seperti banyak hal lain dalam hidup, keseriusan sebenarnya juga tidak ujug-ujug datang. Dia ada dan bisa dilihat melalui berbagai tahapan. Kali ini buat kamu yang penasaran Hipwee sengaja mengumpulkan berbagai tahapan dari cowok yang cuma mau pacaran ke cowok yang memang mulai memikirkan keseriusan.

1. Serius atau tidak dia akan tetap mendekatimu. Berusaha menunjukkan hal manis untuk meluluhkanmu

Awalnya dia akan jadi manis level dewa (Foto: Shutterstock)
 
Di tahap ini cowok biasanya getol banget menunjukkan usaha. Mulai dari menghubungimu setiap hari, berusaha memberimu perhatian yang menghangatkan hati, sampai meluangkan waktu agar kamu tahu dia selalu ada.
Wajar sih, karena di titik ini cowk lagi penasaran-penasarannya. Apapun akan dia lakukan demi mendapatkan hati cewek yang menarik perhatiannya.

2. Setelah mulai dekat dia jadi lebih terbuka. Kalian sering menghabiskan waktu bersama

Setelahnya banyak hal yang dilalui bersama (Foto: Shutterstock)

Mulai ada pola rutin dari kebersamaan kalian berdua. Entah dia menjemputmu setiap pagi lalu berangkat bersama. Atau malah janjian untuk ketemuan sepulang kerja. Di tahap ini kalian mulai merasa lebih nyaman dengan diri masing-masing, lalu jadi lebih terbuka.
Advertisement
Kamu jadi tahu apa yang dia suka. Dia bisa dengan tegas melarangmu kalau menurutnya hal yang kamu lakukan terasa kurang pas. Kalian mulai berusaha menyesuaikan pace hidup masing-masing dengan manis.

3. Cowok yang cuma mau main-main sering membuatmu cemburu. Kamu bertanya-tanya, “Kok dia tidak bisa menjaga hatimu?”

Dia yang tidak serius susah menjaga hatimu (Foto: Shutterstock)

Setelah sekian lama berjalan keseriusan seorang priaakan terlihat dari komitmen dan caranya menjaga hati. Jika memang dia ingin serius denganmu tanpa banyak bicara pun hatimu sudah bisa tahu. Cara paling gampang yang bisa membuatmu mengerti adalah dengan mengamati bagaimana dia memperlakukanmu sebagai wanita yang paling spesial di hidupnya.
Dia yang cuma mau main-main dan sekadar mau pacaran saja akan sering membuatmu terluka. Setelah hatimu sakit kamu menjelaskan apa yang membuatmu lebih banyak menangis dibanding bahagia. Tapi sepertinya kalian bicara dengan bahasa berbeda. Lagi-lagi, hatimu akan patah karenanya.

4. Cowok yang mau serius tetap membuatmu merasakan pertengkaran besar. Tapi setelah baikan kalian makin dekat dan jadi lebih sabar

Setelah baikan kalian akan makin dekat (Foto: Shutterstock)

Perbedaan prinsip yang menimbulkan pertengkaran malah jadi salah satu ciri hubungan yang sudah lebih dewasa. Waktu cowok yang sekadar mau pacaran saja nggak akan pusing membahas perbedaan prinsip ini, cowok yang benar-benar mau serius justru memunculkannya dan memintamu membahasnya.
Kalian bisa berdebat hebat dan bertengkar parah karena ini. Tapi selepas kepala sudah lebih dingin dan bisa bicara ada perasaan lebih dekat dan merasa dimengerti. Kalian bisa jadi pasangan yang lebih baik setelah ini.

5. Tidak seriusnya cowok terlihat kalau dia membangun dunia yang isinya cuma kalian berdua. Ikatan ini jadi poros dunia

Hati-hati kalau dia mau kamu jadi poros dunia (Foto: Shutterstock)

Menyenangkan memang punya hubungan spesial yang membuatmu merasa spesial dan diperhatikan. Tapi cuma fokus pada berkembangnya hubungan kalian berdua bisa jadi tanda ketidak seriusan.
Dia cuma fokus ke membuat kalian dekat. Seakan ikatan ini adalah ikatan yang paling penting di dunia. Dampaknya kamu mulai melupakan ikatan lain yang tidak kalah pentingnya. Hubungan dengan teman, ikatan dengan orangtua bisa tergeser karena dia. Anehnya meski ini tidak benar pria yang satu ini bisa membuatmu merasa baik-baik saja.

6. Dia yang serius akan melibatkanmu di dunianya. Tanpa diminta dia membawamu ke sahabat dan keluarga

Dia dengan sendirinya membawamu ke sahabat dan keluarga (Foto: Shutterstock)

Jika seorang cowok memang serius denganmu dia akan mempersiapkan jalan termulus untuk membawamu ke lingkaran terdekatnya. Ada ucapan-ucapan terselubung dalam perbincangan kalian berdua. Tanpa diminta dia bercerita bagaimana sifat Ibunya, apa yang paling disukai adiknya, musik macam apa yang biasa dimainkan waktu lagi nongkrong bareng teman-temannya.
Semua dia lakukan agar kamu siap saat bertemu mereka. Dia mau kamu jadi bagian dari orang-orang terdekatnya.

7. Pamungkasnya, keseriusan akan datang dari itikadnya. Jika kamu harus memberi kode ya memang bukan dia orangnya

Jika kamu harus memberi kode ya bukan dia orangnya (Foto: Shutterstock)

Kalau kamu masih harus meminta untuk diseriusi, lalu dia setuju, harusnya kamu berpikir ulang soal keteguhan hatinya padamu.
Keseriusan itu datangnya dari hati. Lalu akan terpancar dari itikad baik. Jika dia masih harus diberi kode untuk segera mengambil langkah selanjutnya barangkali memang bukan dia orangnya. Karena dia yang memang serius akan memintamu mendampinginya tanpa perlu diminta.
Jelas, tahapan ini tidak mutlak hukumnya dilalui semua pria. Tapi paling tidak kamu bisa menemukan gambarannya. Selamat berjuang menemukan pria yang memang berniat serius padamu tanpa perlu diminta!


By : Nendra Rengganis

Sabtu, 01 September 2018

7 Pertanyaan Mendasar Untuk Kamu Ajukan ke Dia, Biar Kalian Bisa Saling Percaya dan Menguatkan

Featured Image

Hipwee.com - Seni mempertahankan hubungan, memang nggak dikuasai semua orang. Sering kali pasangan yang saling sayang justru saling menyerah pada keadaan, lalu berpisah dan hidup tanpa arah. Untukmu yang saat ini sudah memiliki tambatan, jangan terlalu cuek dengan keadaan pasangan.
Sebaliknya, jangan terlalu sering melontarkan pertanyaan ingin tau yang seolah jadi beban juga buat pasangan. Hipwee Hubungan kali ini ingin berbagi denganmu mengenai pertanyaan apa yang tepat ditanyakan pada pasangan. Selain bisa merekatkan hubungan kalian, dinding kepercayaan juga akan terbangun dengan kokoh. Selamat tinggal hubungan posesif yang nggak sehat!

1. “Bagaimana hubunganmu dengan mama papa?” Menanyakan hubungan ia dengan keluarganya adalah dasar untuk bisa mengenal dirinya lebih dalam

 
Kita nggak pernah tau bagaimana perasaan pasangan kita terhadap ayah ibunya, atau bahakn terhadap saudara-saudaranya. Jika ia tumbuh dari keluarga yang jauh dari permasalahan, maka yang perlu kamu lakukan hanya perlu berkenalan dan menjalin hubungan baik dengan keluarga pasangan. Namun, jika ternyata ia memiliki hubungan yang kurang harmonis, atau terjadi suatu permasalahan, maka antisipasi dirimu untuk menjaga perasaannya.

2. “Kira-kira ada problem buat berkomunikasi sama aku?” Pertanyaan ini membantu memperbaiki pola komunikasi yang terbangun


Nggak semua orang bisa mudah mengutarakan perasaan. Terkadang meski sudah pacaran, ada saja sesuatu yang membuat satu sama lain mengurungkan niat mengutarakan perasaan. Menguraikan problemnya membuat kalian saling mawas diri dan saling menghormati pasangan untuk berbagi cerita dan mengutarakan perasaan.

3. “Kamu suka nggak kalau aku puji?” Pada dasarnya kalian adalah dua insan yang saling mengagumi, urusan kenyamanan saling memuji harus dibicarakan


Nggak semua orang suka dengan pujian, bahkan ada yang menganggapnya berlebihan. Sembari saling mencinta dan mengagumi pribadi pasangan, ada baiknya membicarakan soal pujian yang mungkin akan terus-terusan kamu lontarkan. Ini bakal mebuatmu tau bagaimana cara mengapresiasi kelebihannya yang nggak melulu harus dengan pujian.

4. “Apa hal terburuk yang pernah menimpamu? Atau ada nggak sesuatu yang membuatmu sedih akhir-akhir ini?” Mencari tau tentang di mana titik terendahnya membuat kalian saling empati

 
Hubungan bukanlah melulu soal bahagia saat bersama. Ada kalanya kalian perlu mengetahui saat-saat tersulit dalam hidup satu sama lain. Sehingga, nantinya kamu akan tau hal apa yang paling membuat resah pasanganmu, dan mengantisipasi untuk menghindarinya. Saling terbuka dan saling menyamankan adalah kunci untuk bertanya tentang hal-hal buruk dalam hidup.

5. “Apa sih yang ingin kamu ubah dari hidupmu di masa depan?” Lebih baik tanyakan ini, alih-alih menghakiminya dengan, “Kapan sih kamu berubah?”


Semua orang pasti memiliki kekurangan dan kebiasaan buruk hingga saat ini. Namun semua orang baik pasti ingin berubah dan menjadi lebih baik lagi.Jangan pernah menanyakan dengan nada menghakimi pada pasangan, hal itu cenderung membuatnya tersindir dan seolah kamu nggak percaya padanya. Tanyakanlah apa yang ingin dia ubah beberapa tahun mendatang, siapa tau kamu akan saling membantu mencapai keinginan masing-masing.

6. “Bagaimana sih gambaran hari yang sempurna buatmu?” Semua orang punya tipe kebahagiaan yang berbeda, kamu perlu sharing soal patokan kebahagiaan masing-masing


Beristirahat di kamar, ditemani pacar, dengan persediaan makanan enak, dan menonton film seharian bisa jadi definisi hari yang sempurna buatmu. Tapi bagaiamana dengan pasanganmu? Mungkin saja menaiki flying fox berfoto, hingga liburan bersama ke tempat baru adalah gambaran hari sempurna buat pasanganmu. Setelah saling mengetahuinya, kalian bisa abergantian buat saling membahagiakan. Simpel kan?

7. “Hal apa saja yang membuatmu bersyukur belakangan ini?” Siapa tahu, memilikimu termasuk hal yang membuatnya selalu bersyukur, ciyeee


Tentu nggak adil kalau kamu menanyakan hal terburuk dalam hidupnya, tapi nggak menanyaan hal terbaik yang pernah ia dapatkan. Berharaplah memilikimu termasuk hal yang membuatnya bersyukur, dengan begitu PRmu buat turut membahagiakannya sementara sudah terpenuhi. Kamu pun jadi tahu hal seprti apa saja yang bisa membuatnya bahagia, selanjutnya kamu tinggal mengusahakannya.

Hubungan bukanlah soal bagaimana seseorang kamu dapatkan, tapi bagaimana kalian saling mempertahankan. Jika sudah memahami satu sama kalian tentang apa yang buruk dan yang baik bagi pasangan, tentu kepercayaan akan terbangun dengan kokoh. Hubungan kalian pun semakin kuat dan langgeng sampai kakek nenek, amiiin. Jangan segan bagikan artikel ini pada pasangan dan berkencanlah untuk saling menanyakan hal di atas. Good luck! 🙂


By : Ajeng Rizka