Sabtu, 01 September 2018

4 Bukti Kalau Tuhan Masih Peduli, Meski Cobaan Dalam Hidupmu Selalu Datang Bertubi-tubi

Featured Image

Hipwee.com - Tak ada manusia yang hidupnya mulus-mulus saja. Bagaimana pun, akan selalu ada masalah yang datang menyapa. Soal porsinya, masing-masing sudah ditakar oleh-Nya. Ya, kita semua telah sepakat bahwa segala apa yang terjadi dalam kehidupan sudah menjadi rancangan Yang Kuasa. Namun, kadang kita mempertanyakan peran serta Tuhan saat kita sudah di titik yang paling lemah dan tak sanggup lagi melangkah. Katanya Tuhan selalu ada, di tinggi atau rendahnya posisi kita saat menghadapi ujian-Nya. Tapi, mana? Mana Tuhan saat kita butuh pertolongan?
Ada banyak kebaikan Tuhan yang kita tidak ketahui seperti apa perwujudannya. Termasuk juga saat Dia tengah bersama-sama dengan kita, mendampingi dan menghibur tatkala kita merasa terpuruk. Buka mata hati lebih dalam lagi, dan lihatlah bahwa sesungguhnya kita sangat dipedulikan-Nya.

1. Beratnya permasalahan yang sedang kamu hadapi adalah cara Tuhan untuk menaikkan derajatmu lebih tinggi lagi

 
Cobaan hidup itu ibarat ujian kenaikan kelas. Semakin sulit cobaan yang kamu hadapi, adalah cara Tuhan untuk menaikkan derajatmu lebih tinggi lagi. Tentu Tuhan sudah menakar dengan baik seberapa porsi cobaan yang diberikan padamu. Dia nggak mungkin membebankan sesuatu di luar kemampuanmu kan?

Jika kamu menemui permasalahan yang terasa sulit dan berat untuk dilalui, jangan lupa untuk tetap bersyukur. Ingat, Tuhan memberi cobaan ini bukan semata-mata menghukummu, melainkan sebuah bentuk kepeduliannya agar derajatmu kian bertambah di hadapan-Nya. Sehingga ke depannya kamu semakin kuat dan bijak menggumuli ujian-ujian lainnya.

2. Sesungguhnya Tuhan sudah menyiapkan penghiburan melalui hal-hal sederhana ketika kamu mengalami kegagalan


Jangan pernah menganggap bahwa kegagalan adalah akhir dari segalanya. Seperti kata orang bijak, kegagalan justru ada agar kamu bisa bangkit semakin kuat. Jika kamu jeli merasakan, sebetulnya ada kehadiran Tuhan saat kamu merasa gagal dengan apa yang sedang diupayakan. Dia menghadirkan beberapa kebaikan untuk menghiburmu di tengah kegagalan.

Tak mesti berupa hal-hal yang besar, hal-hal simpel seperti mendapat sapaan dari sahabat atau orangtua lewat pesan singkat pun bisa jadi perwujudan kepedulian Tuhan untuk menghiburmu. Asalkan kamu mau membuka hati untuk menemukan kebaikan Tuhan itu, niscaya kamu akan lebih legawa menerima kegagalan dan berusaha bangkit lagi.

3. Saat apa yang sedang kamu upayakan menemui kebuntuan, Tuhan juga menyediakan jalan lain sebagai pilihan


Segala yang kamu upayakan itu selalu diperhatikan-Nya, namun tidak semua yang kamu inginkan dijawabnya dengan kata”ya”. Terkadang, Dia tidak akan meluluskan upayamu demi untuk melihat kegigihanmu. Pun ketika usahamu tidak membuahkan hasil, Tuhan tidak berhenti di penghiburan saja, Dia juga senantiasa menyediakan jalan lain untuk bisa diupayakan.
Namun sayangnya, kepedulian Tuhan ini jarang sekali disambut baik lantaran kalah dengan kekecewaan. Itu sebabnya, saat kamu menemui jalan buntu, jangan menyerah dulu, coba lihat dan perhatikan lagi, di situ ada peluang yang diberikan Tuhan padamu. Tuhan belum mau melihatmu berhenti berjuang dan putus asa.

4. Terkadang kamu hanya perlu berhenti sejenak dan berserah diri. Apa yang kamu terima saat ini adalah bukti bahwa penyertaan Tuhan nggak pernah habis


Ketika kamu tidak menemukan jalan lain untuk diupayakan, itu artinya Tuhan ingin kamu istirahat sejenak. Saat-saat teduh ini bisa kamu pergunakan untuk merenungi kembali sejauh mana kamu sudah berusaha, apakah kamu sudah cukup ikhlas untuk mengerjakannya. Coba tilik lebih jauh lagi, kebaikan-kebaikan apa yang sudah Tuhan berikan selama ini. Sampai kamu bisa bertahan dengan ujian-Nya sejauh ini.

Apa yang sudah kamu miliki saat ini juga perlu kamu syukuri sebagai bentuk kepedulian Tuhan terhadapmu. Bahwa Dia tak pernah habis memberimu penyertaan di setiap lika-liku kehidupan yang kamu jalani.

Yakin dan percayalah bahwa Tuhan tidak pernah meninggalkanmu. Sesulit apapun cobaan yang kamu hadapi, Dia akan selalu ada untuk menyertai. Tiap kali sedang terpuruk, pejamkan matamu dan rasakan jamahan tangannya. Di situ kamu akan merasakan betapa besar kepedulian-Nya untukmu.


By : Meily Rohmatun

0 komentar:

Posting Komentar