Kamis, 18 Mei 2017

Jatuh Cinta Bukan Sesuatu yang Bisa Dipaksa


Gemintang.com – Cinta adalah anugrah Tuhan yang indah. Siapapun tidak dapat memaksa atau menunda datangnya cinta pada setiap diri manusia. Banyak orang berpendapat bahwa jatuh cinta itu indah, saat dimana awal sebuah hubungan itu bermula, rasa dimana segalanya menjadi sangat indah. Semua itu memang benar, tapi bagaimana jika kita memaksakan diri untuk memulai suatu hubungan dekat antar lawan jenis sementara kita belum siap untuk jatuh cinta lagi?  

1. Ingat, sebuah hubungan bukanlah permainan. Kita bukan lagi anak remaja yang masih berada pada zaman “cinta monyet”. Memulai suatu hubungan berarti memulai sebuah komitmen. Komitmen dibangun atas dasar keinginan kuat yang timbul antar dua hati. Jika kamu masih menganggapnya sebagai permainan belaka, berarti kamu belum siap untuk menjalin hubungan serius. Ketidaksiapan untuk jatuh cinta memang bisa dipengaruhi banyak faktor, seperti trauma dengan kisah percintaan sebelumnya, diselingkuhi, dikhianati, hingga luka yang ditimbulkan karenanya baik itu mental atau fisik. Maka dari itu, jangan paksakan dirimu jika memang belum siap untuk jatuh cinta lagi. Hubungan yang diawali dengan ketidakseriusan dan uncommitted pada akhirnya akan menyakiti dirimu sendiri.

2. Hanya karena teman-temanmu memiliki kekasih, lalu kamu latah agar bisa sama seperti mereka dan agar bisa diakui keberadaanya di tengah-tengah mereka. Hei, memiliki pacar atau tidak bukan sebuah trend yang bisa timbul dan redam di dalam sebuah kelompok masyarakat secara bersamaan. Jika karena hal tersebut kamu memaksakan diri untuk jatuh cinta, di jamin, hubunganmu tidak akan bertahan lama.

3. Zaman cinta Siti Nurbaya tak jarang masih sering terjadi di zaman ini. Terkadang orangtua, sahabat, bahkan orang-orang yang berada disekitar kita sering berusaha menjodoh-jodohkan kita pada seseorang yang mereka rasa cocok untuk diri kita. Padahal  hidupmu bukan mereka yang menjalaninya, tapi dirimu sendiri, begitupun dengan perasaanmu. Kamu yang tahu perasaanmu seperti apa. Apakah kamu memang jatuh cinta pada sosok yang dijodohkan kepadamu atau justru sebaliknya.  Yang tahu jawabannya hanya kamu. Dengarkan kata hatimu dan pahami, apakah kamu benar-benar siap untuk jatuh cinta lagi atau tidak. Jangan salah pilih. Langkah dan keputusan yang tepat akan membawamu pada hasil yang baik. Ingatlah bahwa cinta selalu datang dari hati.

0 komentar:

Posting Komentar