Sabtu, 29 Maret 2014

Rasa Takut yang Sering Timbul dalam Suatu Hubungan






Gemintang.com – Memiliki rasa takut dalam diri tiap manusia adalah hal wajar. Akan tetapi ketika ketakutan itu berdampak pada yang namanya hubungan atau pernikahan, maka hal itu perlu diantisipasi sejak dini. Jangan sampai ketakutan tersebut menghalangi kamu untuk menjalin hubungan lebih jauh atau bahkan membuat kamu semakin paranoid. Lalu ketakutan seperti apakah yang lazim terjadi? Berikut diantaranya.
  • Kehilangan si dia
Siapa yang ingin kehilangan orang yang dikasihinya? Karena rasa takut akan kehilangan orang terkasih, kadang membuat kita merasa betapa perlunya sebuah benteng. Kita berusaha mati-matian menjaga sang kekasih yang akhirnya malah berujung pada sikap posesif berlebihan. Bahkan kita juga berusaha untuk selalu mengendalikan semua tentang dia yang bisa membuat kita kehilangannya.
Hal seperti ini tentu tidaklah sehat dalam sebuah hubungan. Justru sikap-sikap seperti itu bisa membuat kita dengan mudah kehilangan si dia. Rasa ketidaknyamanan berhubungan dengan kamu akan membuatnya berpikir untuk meninggalkanmu. Lebih baik tanamkan rasa percaya dalam diri kamu kalau ketakutan itu tidak ingin terjadi. Bangun rasa percaya diantara kamu berdua.
  • Berubah seperti sang mantan
Pengalaman buruk dengan sang mantan bagi sebagian orang bisa jadi sebuah momok yang sangat mempengaruhi pola pikir dalam berpacaran dengan pacar kita sekarang. Kita merasa dihantui dengan ketakutan kalau perilaku sang pacar akan berubah layaknya sang mantan.
Hindarilah untuk memiliki pola pikir seperti itu karena ketakutan yang seperti itu justru akan membuat kamu membandingkan dia dengan sang mantan. Cobalah untuk menstabilkan emosi sebelum kamu memutuskan untuk memulai sebuah hubungan yang baru. Dengan kamu melakukan hal tersebut, maka ketakutan itu pun perlahan akan sirna.
  • Tidak berani keluar dari zona aman
Rasa nyaman karena sudah mapan dengan kehidupan yang dijalani sekarang sendiri bisa jadi membuat kamu sulit untuk memulai sebuah hubungan yang baru. Kamu merasa semua bisa kamu lakukan dengan sendiri tanpa adanya seseorang yang menemani. Beranikan diri kamu untuk keluar dari zona aman yang ada sekarang. Karena kalau kamu tetap berada di zona aman, bisa jadi kamu akan berakhir dengan kesendirian.
  • Bukan sosok yang diidamkan
Ketakutan kalau sang pacar nantinya bukanlah sosok yang mampu dijadikan panutan ketika sudah menikah bisa jadi penyebab kamu takut untuk memutuskan untuk menikah. Meskipun terkadang kamu merasa sudah mengenal dia karena usia pacaran yang sudah lama, bukan tidak mungkin ketakutan itu terjadi. Kamu berpikiran bisa saja dia berubah pasca menikah nanti. Buang jauh-jauh pemikiran seperti itu sejak sekarang. Lebih baik bagi kamu untuk menegaskan dengan pasangan konsep keluarga yang akan kalian bina. Kalau memang tidak sama dan sulit dicari jalan tengah, lebih baik akhiri hubungannya sejak dini. Akan tetapi kalau kamu merasa cocok, yakini diri kamu dan pasangan kalau kalian mantap untuk lanjut ke jenjang pernikahan.

0 komentar:

Posting Komentar