Jumat, 13 Juni 2014

Bagaimana Email Anda Menentukan Kepribadian Anda

Komunikasi utama sekarang ini khususnya di dunia kerja adalah menggunakan email dan kemungkinan besar Anda menggunakan email lebih banyak melebihi telepon atau komunikasi langsung. Tapi ternyata email Anda juga berkata banyak mengenai kepribadian Anda. Berikut ini bagaimana penulisan email Anda menentukan kepribadian Anda.

Pemilihan Kata

Pemilihan kata dalam menulis email juga menentukan bagaimana kepribadian orang tersebut
Setiap orang pasti menggunakan sebuah bahasa dalam sebuah cara, dan perbedaan itu merujuk ke kepribadian mereka. Sebuah studi penggunaan teks menemukan berbagai asosiasi antara berbagai kelompok kata dengan aspek kepribadian mereka.
Beberapa contoh, seorang ekstrovert akan membicarakan hal-hal yang lebih terkesan fun, seorang yang artistik atau intelektual akan menggunakan kata-kata yang lebih cendekiawan seperti naratif atau retoris, kemudian mereka yang memiliki ego tinggi atau narsis akan lebih menggunakan kata-kata yang berfokus diri sendiri seperti "Saya" contohnya.

Bagaimana Anda Menggunakannya

Bagaimana seseorang menggunakan kata-kata dalam email dan merespon suatu email juga menentukan keprbadian mereka
Mungkin jika dilihat hanya dari pemilihan kata, hal itu tidak memberikan indikasi banyak akan seperti apa kepribadian lawan bicara Anda, namun berbeda halnya jika kita juga melihat bagaimana seseorang menggunakan kata-kata tersebut.
Sebagai contoh, kurangnya kesalahan pengetikan menandakan bahwa seseorang memiliki kepribadian yang perfeksionis, berhati-hati, atau bahkan memiliki obsesi tinggi. Sedangkan email dengan pola bahasa yang tidak baik dapat saja menandakan intelektual yang rendah. Di sisi lain, email dengan emoticon dapat menandakan seseorang yang bersahabat jika dalam email tidak formal, atau seseorang yang tidak dewasa dalam email yang formal.
Lebih lanjut lagi email yang panjang menandakan semangat dan ketelitian namun juga pada batas tertentu menunjukkan kekacauan dan ketidakmampuan. Respon yang cepat menandakan seseorang yang impulsif dan ada kemungkinan akan kurangnya kontrol diri. Sedangkan respon yang lambat menandakan bahwa seseorang tidak tertarik.

Kesalahan Persepsi

Kesalahpahaman dalam mengartikan email sudah sangat banyak dimana tergantung atas masing-masing orang
Email memang dapat menentukan bagaimana kepribadian seseorang namun sering sekali pembaca email juga menyalahkartikan hal-hal tersebut. Hal itu juga tergantung dari bagaimana kepribadian si pembaca yang biasanya ditentukan dari motivasi, fokus, atau juga terlalu memikirkan secara berlebihan sebuah email.
Oleh karena itu walaupun email sering sekali menjadi cara komunikasi resmi dalam dunia kerja namun tidak ada yang dapat mengalahkan komunikasi langsung atau face-to-face dalam menilai kepribadian seseorang. Stereotip di dunia Internet sangatlah kental jadi berhati-hatilah bagaimana Anda menulis email Anda.

0 komentar:

Posting Komentar