Kamis, 28 November 2013

Tips Menghilangkan Watak Keras



Gemintang.com – Watak keras merupakan bawaan sejak lahir. Seperti kata pepatah, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Watak keras mungkin didapatkan karena watak dari orangtua atau lingkungan sekitarnya. Inilah yang menyebabkan watak keras turun-temurun. Watak keras akan tampak ketika kita memberikan suatu masukan atau pendapat. Biasanya orang yang memiliki watak keras akan acuh tak acuh dan bahkan marah jika dikritik atau diberi masukan yang tak sejalan dengan pendapatnya sendiri. 
Orang berwatak keras seringkali menjadi sombong dan angkuh. Dia sering kali merasa bahwa dialah yang terbaik dan paling benar. Oleh sebab itu, lebih baik watak keras dan kaku disingkirkan. Berikut tips-tips untuk menghilangkan watak keras.

1.       Nobody perfect
Manusia harus senantiasa menyadari dan mengakui bahwa dirinya tidak mungkin sempurna dan tidak ada manusia yang sempurna dibumi ini. Menjadi manusia sempurna adalah mimpi belaka karena tak ada satupun manusia yang tak luput dari kesalahan.

2.       Berfikir Bijak
Tidak mungkin seseorang dapat berpikir bijak jika ia memiliki watak yang keras. Watak yang keras cenderung bertindak cepat dan asal tabrak tanpa memikirkan dampak yang terjadi terhadap orang-orang disekitarnya dan juga lingkungannya. Orang berwatak keras cenderung berpikir bahwa dirinyalah yang paling sempurna.

3.       Peka terhadap perasaan
Untuk bisa menghilangkan watak yang keras, kita harus bisa mengaktifkan atau peka terhadap perasaan. Perasaan kita biasanya akan muncul jika melihat orang yang sedih atau terkena bencana. Inilah yang dinamakan perasaan spontan. Tetapi, cobalah untuk mengaktifkan perasaan kapanpun, walau tidak melihat orang yang sedih. Dengan peka terhadap perasaan, tentunya kita akan malu jika berbuat tidak pada tempatnya atau menyakiti orang lain.

4.       Menerima dan menghargai pendapat orang lain
Tak mau menerima masukan orang lain merupakan ciri orang yang memiliki watak dan sifat keras. Kita harus sadar bahwa hidup kita adalah bersosial dan selalu butuh keberadaan orang lain. Maka dari itu, terimalah masukan dari orang lain. Jika baik jalankan, tetapi jika buruk, tinggalkan.
Menjadi seseorang yang selalu sempurna memang tidak mungkin. Tetapi menjadi manusia yang berharga untuk orang lain adalah hal yang sangat mungkin. Jadi, marilah belajar bersama-sama untuk menghilangkan watak keras dari dalam diri kita masing-masing.

0 komentar:

Posting Komentar