Selasa, 15 April 2014

Kunci Kenyamanan Dalam Berteman


Foto by stress.about.com

Gemintang.com – Berteman, itu perlu. Tapi ternyata, tidak semua hubungan pertemanan bisa berjalan mulus-mulus saja. Ada kalanya kesalahpahaman menjadi penyebab hancurnya hubungan tersebut. Sangat disayangkan, jika pertemanan yang telah terjalin lama, tiba-tiba harus terhenti hanya karena hal-hal kecil. Berteman, itu ada kuncinya. Bagaimana agar pertemanan itu awet dan nyaman untuk dijalani, berikut diantaranya.

1.       Hindari Geng bersifat bullying
Bullying alias membuli seseorang, bukanlah perilaku terpuji. Yang membuli, biasanya adalah seseorang yang berkuasa dalam Geng. Dan yang dibuli, biasanya anak-anak culun yang dibilang ketinggalan jaman, atau karena orang itu menyebalkan bagi si anggota Geng. Itu kenapa, sebagian orang menganggap, bahwa Geng memiliki pengaruh buruk. Mereka cenderung bertindak anarkis dan sesuka hati. Oleh karenanya, jika kamu ingin memiliki kenyamanan dalam berteman, tidak perlu menjadi anggota Geng. Ganti nama Geng dengan “kelompok belajar.” Kenapa? Kamu sendiri tentu bisa membedakan. Umumnya, anggota Geng dipilih berdasarkan kasta. Sama-sama kaya, sama-sama cantik, dan sama-sama tampan. Tapi kelompok belajar, selain kamu bisa bebas berteman, kamu pun bisa menambah pengetahuan kamu.

2.       Hindari rasa saling mengandalkan
Ini point penting, karena biasanya, ada sesuatu yang kamu benci, kamu akan melemparnya kepada temanmu. Yang sebenarnya dia pun tidak suka. Tapi karena desakan, dengan terpaksa dia pun mengamininya. Situasi seperti ini, jelas akan membuat temanmu merasa tidak nyaman. Meminta tolong boleh, tapi tidak dengan mengandalkan. Mengandalkan, itu artinya kamu memberikan tanggung jawab penuh kepadanya. Padahal seharusnya, kamu lah yang menanggung semua tanggung jawab itu.

3.       Hindari orang ketiga
Orang ketiga yang dimaksud adalah seseorang yang sekiranya bisa menghancurkan pertemanan kamu. Contoh, kamu dan dia wanita, menyukai pria yang sama. Atau sebaliknya, kamu dan dia pria, menyukai wanita yang sama. Dan atau, seseorang yang merasa iri hatinya ketika melihat pertemanan yang kalian jalani benar-benar solid dan kompak. Semua itu bisa berakibat buruk, jika kamu tidak segera menyikapinya. Mencari pacar tidak sesulit mencari teman kok, jadi tidak perlu membuatnya menjadi bahan rebutan. Dan untuk seseorang yang iri hatinya, pintar-pintarlah kamu dalam mencari kebenaran, jika suatu saat ada kesalahpahaman yang terjadi antara kamu dan teman setiamu.

4.       Apa adanya
Tidak perlu menyembunyikan identitas, karena teman yang baik, akan menerima segala kekuranganmu dengan baik. Katakan suka jika kamu suka, dan katakan benci jika kamu tidak menyukainya. Katakan milikmu jika itu memang milikmu, dan katakan bukan, jika itu memang bukan milikmu. Tidak perlu memblow up diri sendiri agar bisa diakui banyak orang, terutama temanmu. Perlihatkan saja keadaanmu yang sebenarnya. Tidak perlu malu, karena kamu pun tidak tahu kan, mereka bersikap jujur, atau malah berbohong. Yang terpenting adalah, kamu tidak membohongi diri sendiri, bersikap apa adanya, dan memperlihatkan seperti apa adanya kamu.

5.        Hindari ingkar janji
Tiba-tiba membatalkan janji begitu saja, pastilah temanmu akan merasa terganggu. Demi bertemu denganmu, dia bisa saja membatalkan janji-janjinya yang lain. Termasuk ingkar dalam kesepakatan. Karena satu dan lain hal, kamu tidak bisa lagi menjalankan kesepakatan itu. Sebelum menjadi masalah besar, sebaiknya bicarakan baik-baik dengan pilihan waktu yang tepat, sehingga temanmu bisa mengerti. Dan yang tidak kalah penting, adalah ingkar dalam membayar hutang. Merasa punya hutang yang belum terlunasi ? Ayolah lunasi, walau dia temanmu, dia pun punya batas kesabaran. Hati-hati, uang itu jahat ketika seseorang tidak mampu menempatkannya dengan benar.

0 komentar:

Posting Komentar