Senin, 20 Januari 2014

Alasan Umum di Balik Kata Putus




Gemintang.com Mengakhiri sesuatu memang tidaklah mudah, terutama ketika harus mengakhiri suatu hubungan. Kebanyakan dari kita pasti menghindar dan mencari berbagai alasan untuk putus dengan si dia. Meskipun harus putus, hindari untuk memberi alasan-alasan yang umum dikatakan oleh tiap pasangan. Karena alasan-alasan ini bisa jadi menyakiti hati si dia. Mau tau seperti apa alasan-alasan tersebut? Berikut ulasannya untuk Sobat Gemintang. 

1.    Kita sudah nggak cocok lagi
Suatu hubungan adalah sebuah kesempatan yang bisa kita upayakan dengan maksimal dalam mengerti perbedaan yang ada. Dalam proses memahami tersebut, sudah barang pasti akan banyak perselisihan yang terjadi. Oleh karena itu alasan ketidakcocokan sangatlah tidak masuk akal ketika kamu mau mengakhiri hubungan. Alasan ini terlalu mengada-ada. Lebih baik jujur apa yang salah dengan hubungan kalian. Alangkah lebih baiknya jika ada penyelesaian ketika kamu mengutarakannya meskipun pada ujungnya harus putus juga.

2.    Kamu sih ngeluh melulu
Kalau hanya ingin yang senang-senangnya saja dalam berhubungan, lebih baik kamu tidak memulainya. Mengeluh adalah salah satu cara si dia dalam memperbaiki hubungan dan berkomunikasi dengan kamu. Selama keluhannya memang berdampak baik bagi hubungan kalian, kenapa tidak. Memang kita bukanlah orang yang bisa sabar dalam menerima tiap keluhan dari si dia, tapi ada baiknya untuk tidak menjadikan keluhannya sebagai alasan.

3.    Aku belum siap kalau harus berkomitmen
Setiap pasangan pasti ingin melanjutkan hubungannya ke fase yang lebih serius dan nyatanya memang tidak semua pasangan belum siap. Tapi jangan jadikan ini alasan untuk mengakhiri sebuah hubungan. Lebih baik kamu intropeksi diri kamu, jangan-jangan memang perasaan kamu terhadap si dia yang sudah memudar.

4.    Kamu nggak ada bedanya dengan cowok atau cewek yang lain
Selalu dibanding-bandingkan dengan perempuan atau laki-laki lain, memang membuat perasaan tak nyaman. Perlu diingat, setiap orang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jadi jangan jadikan alasan ini untuk putus. Lebih baik bagi kamu dan pasangan untuk diskusi apa yang salah dalam hubungan kalian. Kalau ternyata memang sudah tidak bisa diselamatkan lagi, akhirilah dengan baik dan jelas.

5.      Kamu terlalu baik buat aku
Sebenarnya alasan ini terdengar tidak masuk akal namun sangat sering digunakan. Kalau memang dia sangat baik, lantas kenapa kamu meminta putus dari si dia? Bukankah banyak orang yang mendambakan kekasih yang baik? Jangan utarakan alasan yang klise. Disaat seperti itu, penjelasan yang jelas sangatlah diperlukan. Dan lebih baik jujur daripada kamu menggunakan kata-kata pengandaian ketika memutuskan sebuah hubungan agar masing-masing pihak tidak merasa tersakiti lewat kata-kata yang terucap.

0 komentar:

Posting Komentar