Sabtu, 18 Januari 2014

Tips Aman Naksir Teman Sekantor

Foto by slavesincstrip.com

Gemintang.com – Jatuh cinta memang indah. Konon, cinta bisa membutakan mereka yang tengah merasakannya. Namun apa jadinya bila Anda, ternyata menyukai seseorang yang berada dalam satu lingkungan kerja? Berbahaya adalah ketika pekerjaan menjadi terbengkalai karenanya. Sebelum mengambil keputusan apa yang harus dilakukan, simaklah beberapa tips berikut untuk mengatasi persoalan cinta saat naksir satu rekan kerja. 
  • Jangan curhat sembarang
Wanita, umumnya lebih sering mengumbar cerita dibanding pria. Saat wanita berkumpul, apa sih yang tidak dibicarakan? Tapi awas keceplosan. Mencurahkan isi hati terlebih mengatakan siapa orang yang Anda sukai, lebih baik tidak diumbar sembarangan. Bayangkan bila teman anda yang juga satu kantor tahu dan mengatakan ini kepada teman yang lain, bukankah Anda akan malu? Buruknya, bagaimana bila teman Anda juga mengatakan ini kepada orang yang Anda sukai? Jadi, cinta lokasi sebaiknya dijaga secara privasi sampai tiba waktu yang dirasa tepat untuk mengungkapnya.
  • Kurangi curi-curi pandang
“Brukkk!” Setumpuk kertas beterbangan saat Anda melihat dia di seberang sana. Ya ampun, curi-curi pandang seperti itu memang seharusnya dikurangi dan dibatasi. Karena bila tidak, teman sekantor pasti akan berkata, “Kamu kaya naksir dia aja. Daritadi lihat sana lagi, sana lagi.” Oops, ketahuan seperti itu sepertinya bukan momen yang diharapkan. Sebelum menimbulkan kecurigaan, lebih baik kurangi pandangan dan pilih waktu lain untuk mengaguminya lebih dalam, seperti jam istirahat misalnya.
  • Deadline is deadline
Terkadang cinta menjadi motivasi, namun tak jarang ia pun membuat kita malas sehingga sejenak lebih ingin merasakan cinta itu sendiri. But deadline is deadline. Anda tak bisa membiarkan pekerjaan terbengkalai begitu saja, hanya karena mengulik akun facebooknya dan mencari tahu semua detail tentangnya. Anda juga tak bisa membiarkan pekerjaan menumpuk hanya karena memonitoring setiap detik akun twitternya. Agar aman, naksir teman sekantor lebih baik diimbangi pula dengan tingkat keberhasilan dalam pekerjaan
  • Sadar aturan
Saat jam kerja, memang tak enak rasanya bila kita membicarakan hal yang sifatnya pribadi. Seiring dengan aturan yang menghimbau agar seluruh karyawan tidak mengobrol saat jam kerja, sebaiknya Anda pun patuhi peraturan ini. Walau naksir teman sekantor, saling menggoda mungkin bisa dilakukan saat sebelum atau setelah jam kerja usai. Selain menghindari komentar buruk, mematuhi peraturan juga akan lebih nyaman bagi kalian untuk saling berkomunikasi dengan baik, ketimbang kucing-kucingan.
  • Pertimbangkan konsekuensi
Menjalin hubungan dengan teman sekantor tidaklah semudah yang Anda pikirkan. Terkadang hal itu menjadi sulit saat pekerjaan adalah taruhannya. “Kamu memaklumi kesalahan dia karena kamu naksir sama dia, kan?” Atau, “Kamu tidak bisa memarahinya karena dia pacar kamu, kan?” Berpuluh-puluh kalimat yang bertujuan untuk memberi arti bahwa karena Anda menyukainya lantas pekerjaan menjadi taruhannya, bukanlah sesuatu hal yang dianggap tabu. Bahkan Anda sendiri pun mungkin pernah mengatakan itu kepada teman yang menyukai teman sekantornya. Dan inilah konsekuensi. Hal seperti ini sebaiknya pertimbangkan secara matang agar Anda tak lantas menyesal.
Yang perlu diingat, Anda datang ke kantor untuk bekerja, bukan untuk berpacaran. Naksir teman sekantor boleh, asalkan itu menjadi motivasi yang berdampak baik bagi karir maupun pekerjaan.

0 komentar:

Posting Komentar