Jumat, 17 Januari 2014

Putus Nyambung Dalam Sebuah Hubungan




Gemintang.comHari kemarin aku dan dia merasa kalau dunia milik berdua, tapi hari ini aku dan dia merasa kalau dunia ini akan hancur karena kata “putus” yang terlontar dari aku, dia, atau mungkin kami berdua. Keadaan seperti ini memang sudah tidak aneh dalam hubungan antar sepasang kekasih. Akan tetapi, kita harus tahu penyebab dibalik keputusan untuk mengakhiri hubungan lalu kembali merajut hubungan dan bagaimana kita seharusnya bertindak.

Alasan dibalik “putus nyambung” sebenarnya adalah emosi sesaat yang tidak bisa dikendalikan secara sehat. Saat kamu dan dia menemukan ketidakcocokan, keputusan yang terlontar pertama kali pasti keinginan untuk cepat-cepat memutuskan hubungan. Tapi keesokan harinya atau bahkan beberapa menit, jam, hari kemudian kamu atau dia menyesal dan memutuskan untuk kembali bersama. Kalau sudah begini, lantas langkah apa yang harus diambil? Berikut diantaranya.

1. Fokus pada masalah
Cobalah untuk menghadapinya dengan kepala dingin ketika sebuah masalah atau konflik muncul. Jangan biarkan emosi sesaat menguasai diri dan berpikir secara logis dalam mencari solusi dari permasalahan yang
ada.

2. Sadar tentang definisi sebuah hubungan
Terkadang ketika emosi yang berkuasa, kita sering dibutakan dengan yang namanya konteks sebuah hubungan. Dalam sebuah hubungan tidak selalu diisi oleh kebahagiaan tapi juga ada yang namanya konflik. Oleh karena itu, kamu dan dia seharusnya tidak boleh menyerah dengan mudah. Cobalah untuk menghadapinya dengan senyum. Jangan berpikir dikit-dikit untuk putus.

3. Kompromi antara kamu dan dia
Sudah saatnya bagi kamu untuk makin meningkatkan intensitas komunikasi antar pasangan. Cobalah untuk mengkomunikasikan keinginan kamu dan mendengar penjelasan si dia. Sebuah diskusi pasti terjadi antara kalian dan waktunya untuk mencari solusi. Selain itu, kalian juga butuh introspeksi agar tidak mengulang kesalahan yang sama yang berujung pada kata “putus nyambung”.

0 komentar:

Posting Komentar